Sebuah renungan utk aku, kamu dan kita semua
Hari ini ku mati,
Perlahan...
Tubuhku ditutup tanah.
Perlahan...
Semua pergi meninggalkanku...
Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka,
Aku sendirian,
Di tempat gelap yg tak pernah terbayang,
Sendiri,
Menunggu pertanyaan malaikat...
Belahan hati,
Belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa² lagi bagi mereka...
Sanak keluarga menangis,
Sangat pedih,
Aku pun demikian,
Tak kalah sedih...
Tetapi aku tetap sendiri,
Disini, menunggu perhitungan.
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap,
Dan maaf pun tak bakal didengar,
Aku benar² harus sendiri...
Ya ALLAH ,,
Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU,
Untuk aku perbaiki diriku,
Aku ingin memohon maaf pada mereka...
Yg selama ini telah merasakan zalimku,
Yg selama ini sengsara karena aku,
Tersakiti karena aku...
Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan,Yg bahkan kumakan,
Yaa ALLAH Beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti kepada ayah & ibu tercinta...
Teringat kata² kasar & keras yg menyakitkn hati mereka,Maafkan aku ayah & ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,
Beri juga ya ALLAH aku waktu untuk berkumpul dgn keluargaku,Menyenangkan saudara²ku..
Untuk sungguh² beramal soleh.
Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi..
Begitu menyesal diri ini.
Kesenangan yg pernah kuraih dulu,
Tak ada artinya sama sekali...
Mengapa kusia²kan waktu hidup yg hanya sekali itu...?Andai aku bisa putar ulang waktu itu...
Aku dimakamkan hari ini,
Dan ketika semua menjadi tak termaafkan,
Dan ketika semua menjadi terlambat,
Dan ketika aku harus sendiri...
Untuk waktu yg tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Masyar...
Ya RABB sampaikan salamku untuk sahabatku yang selalu mengingatkanku akan hari terakhirku didunia
sumber: facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Tidak mudah mencari yang hilang
Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).” (an-Naazi’aat: 37-39)
Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan erti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyedari semua erti dirinya untukmu
Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam boleh terlepas juga.
Ingatlah pada pepatah,
“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
Belajar menerima apa adanya dan berfikir positif….
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu hebat manapun,
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak boleh dibawa pergi
Sehelai benang pun tak boleh dimiliki
Apalagi yang mahu direbutkan
Apalagi yang mahu dibanggakan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu mementingkan diri
Jangan hanya mahu menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah...Hidup ceria, bebas leluasa…
Tak ada yang tak boleh di ikhlaskan….
Tak ada sakit hati yang tak boleh dimaafkan .
Tak ada dendam yang tak boleh terhapus…
sumber : facebook sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Teruntuk hatinya yg sedang terluka
Akhina Wa Ukhtina Rahimakumullah yg di Rahmati Allah Azza Wa Jalla.Teruntuk insan yang hatinya sedang terluka,sapu air matamu yang mengalir deras.Redam bara emosi yang bergejolak memanas.kau tercipta bukan untuk menangisi zaman.Ataupun menyesali duka lara.Usah tenggelam dalam kubangan nestapa,jika cintamu mengalami kegagalan,jika ta’arufmu kandas di jalan.Tersenyumlah...
Awan hitam selalu menyimpan pelangi,begitupun Sang Penggenggam nyawa.Dia selalu punya rahasia dan bijaksana untuk membuat dewasa makhluk-Nya.Cinta suci sedang menunggumu,tetapi engkau harus sabar menantikan.Cinta itu akan menjemputmu di masa yang telah DIA rencanakan.
Teruntuk yang hatinya sedang terluka,jangan berikan celah pada syaitan yang membuat semangatmu terlemahkan.Perihnya duka bukanlah isyarat runtuhnya langit ataupun robeknya kulit bumi. Allah Azza Wa Jalla menempa pribadi tangguhmu dalam butiran air matamu,dalam jeritan derita batinmu dan dalam rintihan sesaknya nafasmu.
Teruntuk yang hatinya sedang terluka,Pasang surut laut adalah kepastian,tawa dan tangis adalah kewajaran.Takdir-Nya menjadikan makhluk berpasangan.Sebuah ketetapan Sang Penguasa jika engkau tak dapatkan pasangan di dunia bukan berarti Allah Azza Wa Jalla,memberimu petaka,tapi Dia sedang menyiapkan makhluk terindah yang menantimu di Jannah yang akan menemani jiwamu yang resah...Tersenyumlah...
Dalam kesabaran munajat panjangmu meski tajamnya duri mencabik-cabik lukamu,meski remuk redam menyerang hatimu. Yakinlah...bahagia akan datang mewarnai hari-harimu...Wahai Saudara ana Rahimakumullah tersenyumlah walaupun pedih menggiris Qolbu..
sumber:facebook sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Motivatorku
Kesedihan tak akan Abadi...Maka tersenyumlah Wahai diri,Roda kehidupan selalunya berputar ada kalanya bahagia terasa,Sedih Merintih juga air mata.Tapi tahukan engkau,ada Allah Azza Wa Jalla yang Selalu menatapmu Lembut yang paling tahu apa Yang terbaik Untukmu.Allah Azza Wa Jalla Memberi apa Yang kamu butuhkan Bukan apa Yang kamu inginkan.
Maka Tersenyumlah wahai Diri,semua Yang terjadi Juga karena Kehendak-Nya,semua berjalan atas Rencana-Nya.Ilmu-Nya meliputi segalanya dan kau tak Mungkin menjangkaunya... jadi Untuk apa resah untuk Sesuatu yang Belum pasti kejadiannya.Bukankah janji-janji-Nya itu pasti,Allah Azza Wa Jalla Maha Mengetahui.
Ada Allah Azza Wa Jalla Yang selalu Maha Memberi,dan Allah Memberika kepadamu segala apa yang kau Mohonkan pada-Nya.Dan Jika kau mampu menghitung Nikmat-Nya..maka tak ada alasan bagimu untuk mengeluh atas apa yang saat ini Allah Berikan.
Hidup Selalu berjalan meski terkadang hati tak Menginginkan,yang Dicinta akan pergi,yang Didamba akan Hilang ..Maka dekatkanlah Dirimu dengan-Nya karena Allah Azza Wa Jalla yang Maha Kekal.
Seorang hamba akan rapuh tanpa Tuannya,,begitu kita sebagai seorang hamba..Maka hanya pada-Nya lah Kita pantas untuk menggantungkan segala Asa Dan harapan..Karena Allah Azza Wa Jalla Maha Kuasa.. kau tak akan pernah kecewa.
Ini ujian dari-Nya,dan Allah tak kan menguji Hamba-Nya melebihi batas Kemampuan seorang Hamba itu.Tapi bukankah manusia memang diuji,untuk mengetahui mana yang paling Bertaqwa kepada-Nya,maka tetaplah istiqomah dijalan-Nya
Masih banyak saudara-saudara Kita diluar sana yang Sedang Diuji dengan kesakitan dan kegelisahan,Selalu ada hikmah Dibalik Musibah,Selalu ada kemudahan setelah kesulitan,,, Semua akan Indah pada saatnya,,,maka bersabarlah.
" Tersenyumlah Wahai Diri...semua yang terjadi akan berakhir dan kembali kepada-Nya"
oleh : Henik Indiyani
(read more ...)
Saat Kita Kecewa
Kecewa...
Setiap orang pasti pernah merasakanya. Namun, kebanyakan dari kita selalu dan selalu merasa sedih, kesal dan tidak menerima atas apa yang menimpa diri kita. Tak jarang pula, kita yang tidak lagi bisa menggunakan iman, logika, dan kesantunan. Dalam sekejab, semua hilang atas nama rasa sakit.
Saudaraku yang dirahmati Allah,...
Renungkanlah bahwa ini adalah dunia, yang tidak akan mungkin ada sesuatu yang sempurna di dalamnya. Pun demikian dengan sebuah kesempurnaan dari ego dan permintaan kita. Pastilah tidak akan mungkin semuanya tercapai dan terealisasi seluruhnya.
Dan atau mungkin rasa kecewa itu datangnya dari kesalahan yang kita pilih dalam meletakkan harapan yang terlalu banyak kepada makhluk. Padahal dengan begitu, ada hal lain yang seharusnya menjadi keharusan bagi kita untuk mempersiapkannya, yaitu kekecewaan.
Betapa tidak, ibarat menyandarkan diri pada sebuah banyangan tembok, yang ada adalah jatuh dan terjungkalnya kita, karena bayangan adalah sesuatu yang semu. Satu pertanyaan yang kemudian muncul, kita posisikan Allah di mana?
Mungkin hari ini kita telah menyebut asma-Nya yang amat Agung, namun mengapa kita lupa akan kekuasaanNya? Tidak seharusnya kuasa Allah kita nafikan, karena Dia-lah yang menciptakan kita. Dia pasti lebih paham dengan apa yang telah diciptakan-Nya Allah pasti punya rencana lain yang jauh lebih baik dibandingkan keinginan dan harapan-harapan kita.
Dan bahwa menjadi seorang muslim adalah sebuah anugrah, yaitu ketika kita di berikan rahmat, kita bersyukur, dan ketika kita di uji kita di ajarkan untuk bersabar. Kedua hal itu semuanya adalah bermuara pada sebuah kemuliaan.
Dan bahwa Allah tidak akan menguji kita, di luar kemampuan kita. Itulah firman Allah yang tertulis dalam Al Quran yang mulia. Maka jika kita memang yakin dengan kekuasaan Allah, marilah dengan penuh kemaafan dan kemakluman, kita belajar mengobati luka kecewa itu, dan mendoakan semoga hal yang menjadikan kita kecewa, di lain hari bisa memuliakan kita, sebagai imbalan dari pikiran positif kita terhadap Allah.
Kecewa memang kadang menghadirkan kekosongan dalam jiwa kita. Dan proses pengosongan memanglah sangat menyakitkan. Tetapi, bukankah tanpa pengosongan tidak akan ada pengisian?
Kita kecewa bukan berarti Allah tidak sayang, akan tetapi pada hakikatnya Allah sudah menyiapkan ganti yang lebih berharga dibanding keinginan yang kita idam-idamkan dan tidak terwujud. Dan satu- satunya yang harus kita lakukan, adalah percaya. Semoga kita termasuk pemilik hati dan laku yang selalu mengedepankan tentang berprasangka baik kepada Allah, yang maha menata takdir kita, dengan sedemikian cantik. Insya Allah.
sumber :facebook.Ya Allah izinkan hamba menggelar sajadah bersamanya II
(read more ...)
Sesudah Kesulitan, ada Kemudahan
Akhina Wa Ukhtina Rahimakumullah yg diRahmati Allah Azza Wa Jalla...
Musibah adalah sebait tembang indah yang dinyanyikan silih berganti, mengajak bumi yang diam jadi begoyang, mengajak laut yang tenang jadi bergelombang,
mengajak gunung yang sunyi meriah bak kembang api
Musibah... mengajarkan kita tentang sabar dan tabah, menguatkan jiwa yang lemah, menyadarkan hati yang salah, menggugurkan angkuh, mengubur keluh, mencukur kufur, membangkitkan syukur
Musibah adalah saudara tua,Yang menasehati ketika salah, mengingatkan ketika lupa, meluruskan ketika tak searah
Kini tak perlu lagi ada tangis menghujan tanpa henti, menganak sungaikan kepedihan demi kepedihan menyayat hati, karena disana: diantara batas hidup dan mati
Halaman demi halaman takdir masih menanti, berkejaran menggerogoti hari, menunggu takdir lain berganti
Harapan-harapan itu menanti di ambang cita dan impian, di depan gerbang masa depan yang tertulis indah dengan tinta keemasan, maka tak ada alasan untuk bertahan
Melangkahlah dengan sempurna,.,
Tinggalkan saja air mata tiada guna, karena hidup bukan untuk berkejaran dengan kesedihan melainkan menunaikan sebuah harapan...
Sebait Tembang Indah di Balik Musibah...karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan...
Sumber :facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Menanti Cinta yang Halal
Tak ada yang bisa menyangkal, bahwa tidak ada seorang pun yang steril dari yang namanya cinta. Meski ia telah setingkat da’i atau da’iyah. Tak ada yang bisa mencegah datang virus itu, seperti senandung puisi berikut:
Cinta……. Menembus ruang dan batas Menggelora, meradang dan mematikan
Kala cinta merasuk sukma, membekukan akal, menghempas rasa jika tidak karena-Nya
Kemana kan dibawa lari sekeping hati pecinta??
Kita akan bicara tentang cinta. Sesuatu yang Allah tanamkan fitrahnya pada setiap jiwa. Tapi alangkah hinanya bagi pecinta yang terbelenggu oleh cintanya. Duhai saudariku……. Mencintai itu adalah kewajaran……..!!! Apalagi bagi seorang wanita yang telah memasuki usia dimana kebutuhan kasih sayang dan penjagaan dari seorang lelaki sudah sangat dirindukannya. Tapi ingatlah wahai sahabatku, janganlah engkau tanggalkan kehormatanmu dengan mengumbarnya di antara manusia. Dengan cara apapun, dengan dalih apapun, dengan susunan kata semanis apapun, sekuat apapun dorongannya jangan engkau tertipu oleh rayuan syaetan.
Betapa senangnya syaetan bila manusia telath terkena panahnya. Panah yang akan membuat manusia mabuk cinta dan menjadikan halal segala cara apapun untuk mendapatkannya. Maka jadilah sms merah jambu, surat-surat cinta, dan lainnya yang padahal bisa jadi syaetan telah mengemasnya menjadi kemasan yang akan mengundang kemurkaan Allah.
Saudariku….. Bersabarlah di saat malam gelap gulita membekap. Bersabarlah di antara sujud panjangmu, di antara harap dan do’amu kepada Allah dengan kedatangan pangeran yang akan menjemputmu. Bersabarlah terus di antara dua lelehan air matamu karena berharap yang terbaik dariNya. Sungguh itu lebih baik bagimu dan yang lebih Allah ridhoi daripada selainnya. Walaupun sulit, terasa berat, tidak tahan menunggu kepastiannya, namun tetaplah seperti itu, sabar, sabar dalam penantianmu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang terbaik bagimu. Bukankah janji Allah sudah jelas:
”dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” {QS. An Nuur : 26}
Terasa sulit memang….. hati itu terkadang begitu cepat berbolak balik. Terkadang ia kuat bagai benteng kokoh, tapi sering pula ia rapuh bak rumah kardus di bawah kolong jembatan. Di satu sisi kita senantiasa menginginkan tunduk pada perintah-perintah Allah, perintah menundukkan pandangan, perintah mengulurkan jilbab, perintah terus memperbaiki didi dari hari ke hari. Namun, di sisi lain, syaetan senantiasa bergerak dan bekerja untuk menggoda manusia. Sehingga terkadang dalam penantian panjang ini ada kalnya terselip pandangan yang belum halal, ada perkataan yang belum halal, ada usaha mencari perhatian yang belum halal.
Saudariku….. Saat ini, di tengah malam ini mari kita tengok jendela- jendela yang terbuka. Di atas ribuah sajadah, bersimpuh wanita-wanita yang sedang merindu. Tetesan-tetesan air mata mereka terus membasahi bumi, air mata mujahidah yang sangat takut tergelincir kepada kemaksiatan. Berjuta sorotan mata yang hanya ditujukan kepadaNya. Dan engkau ….., apakah engkau termasuk bagian dari wanita bersimpuh itu, sabarlah.
Benar, tidak mudah. Tapi tidak ada yang salah dengan janjiNya. JanjiNya adalah keniscayaan terindah, walau itu harus kau tebus dengan kesabaran yang berpeluh kesah. Janganlah lelah memuliakan dirimu. Bukan untuk dia, bukan untuk dirimu sendiri. Tapi semata hanya untuk Rabbmu. Sungguh itu bagian dari tarbiyah dengan cara yang berbeda. Dan Maha Benar Allah, lelaki mulia itu akan datang atas nama kemuliaan pernikahan. Tanpa engkau perlu teriaki, dia telah mendengar dengan kesediaan tertinggi akan seruan lembut RabbNya, yang disampaikan kepada hamba terkasih dan utusanNya.
“Wahai para pemuda, barangsiapa telah mampu di antara kalian, hendaklah ia menikah, karena ia dapat menundukkan pandangan dari menjaga……”(HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dan Nasa’i)
Lelaki yang senantiasa menjaga kehormatan itu pasti akan datang, lelaki yang setiap malam engkau tangisi itu pasti akan mengetuk pintu rumahmu, lelaki yang akan menjaga kehormtan yang senantiasa engkau jaga itu pasti akan menjemputmu dengan kesederhanaan dan senyuman terindah yang tetulus dari hatinya, lelaki yang akan menemanimu sholat di malam hari, menasehatimu di kala senang dan menghiburmu di kala sedih. Adakah itu yang engkau harapkan wahai saudariku….??? Ataukah lelaki itu masih engkau harapkan datang dari kemaksiatanmu kepada Allah dan lebih dicintai oleh syaetan…..???
sumber:facebook sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
sekedar renungan
Bismillahir Rahmanir Rahim,
Yang indah hanya sementara,
Yang abadi adalah kenangan,
Yang ikhlas hanya dari hati,
Yang tulus hanya dari sanubari,
Tidak mudah mencari yang hilang,
Tidak mudah mengejar impian,
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas Rumah mewah bagai istana, harta ,benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yang luar biasa, namun...Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi.Sehelai benang pun tak bisa dimiliki ,Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...
Tak ada yang tak bisa diikhlaskan....
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus..
Insya Allah..
sumber:facebook.sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Cara Mencegah Pasangan Anda Selingkuh dan Penyebab utamanya
” Sebenarnya apa sih penyebab utama pasangan selingkuh dan bagaimana cara mencegahnya?” karena pada kenyataannya di zaman sekarang ini memang tidak mudah menemukan orang yang setia pada pasangannya selain itu bukankah : “Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati?”
Dengan mengetahui penyebab utama pasangan selingkuh tentunya akan memudahkan mencegah terjadinya pasangannya berselingkuh.
Berdasarkan pada pengamatan, membaca , diskusi dll dapat disimpulkan bahwa Penyebab utama perselingkuhan tidak sama yaitu :
Kebanyakan Wanita berselingkuh karena dorongan emosional selain karena alasan lainnya sedangkan Kebanyakan pria berselingkuh untuk kepuasan seksual tanpa melibatkan emosional. Sebagai contoh wanita bisa berselingkuh jika ada kesempatan membina hubungan dengan laki-laki yang kebetulan menjadi profil idamannya atau kebiasaan bersama berduaan dengan laki-laki tertentu atau Pacar lama meskipun pada awalnya wanita ini tidak ingin berselingkuh tapi dengan membuka hubungan dengan lawan jenis tanpa pengawasan pasangannya lambat laun wanita ini akan berselingkuh meskipun dia sadar sudah memiliki suami.
Sedangkan pria berselingkuh cenderung karena faktor keinginan hasrat sexual melihat wanita lain yang dirasa lebih menarik secara fisik dibandingkan pasangannya ditunjang dengan sikap dan penampilan pasangan yang membosankan ( Note: Agar wanita meningkatkan penampilannya dan perhatian untuk pasangannya).
Selingkuh yang melibatkan ikatan emosional biasanya tidak terjadi dalam hubungan singkat tapi terjadi karena hubungan bertahap yang cukup lama karena kebiasaan saling berhubungan, orang jawa bilang : ” Witing tresno jalaran seko kulino” yg artinya ” Adanya cinta karena sering berdekatan atau berhubungan”(pulang kantor/makan bareng berdua, sms, telpon, chatting, ngebrik dll).
Jadi cara JITU untuk mencegah perselingkuhan sebelum terjadi INTI nya adalah:
“TIDAK MENGIJINKAN & MEMBIARKAN PASANGAN ANDA BERDUAAN DENGAN LAWAN JENIS TANPA SEPENGETAHUAN ANDA BAIK SECARA MAYA ( SMS, TELPON, CHATTING, MESSENGER , EMAIL dll) ATAU NYATA ( BERDUAAN DI MOBIL / RUANG TERTUTUP dll)”
NB: Pria sebaiknya juga tidak mengijinkan dan membiarkan wanita pasangannya bepergian sendiri tanpa ada saudara yang mendampinginya apalagi jika bepergian lebih dari satu hari.
Untuk mencegah selingkuh karena faktor lain kenali dulu tandanya disini
Selingkuh banyak penyebabnya akan tetapi ada faktor yang harus diketahui kenapa pasangan selingkuh meskipun jika dilihat dari sudut pandangan umum ada hal-hal yang sulit diterima secara nalar dan agama artinya Selingkuh bisa menimpa siapa saja dari pembantu sampai presiden dari penjahat sampai ustadz dari pendidikan SD sampai S3 dll
Faktor penyebab utama selingkuh ada dua yaitu Faktor Internal dan Faktor External
A. Faktor Internal
Yang dimaksud dengan Faktor Internal adalah faktor dari dalam penyebab pelaku perselingkuhan, Faktor internal cenderung tidak terpengaruh dengan faktor eksternal, jadi apapun situasi dan kondisi diluar dirinya selingkuh tetap terjadi
Yang termasuk Faktor Internal adalah :
1. Faktor Genetik
Faktor Genetik artinya sifat selingkuh bisa diturunkan. Jadi seseorang yang orang tuanya pernah selingkuh kemungkinan besar anaknya akan selingkuh juga. Gen yang membawa sifat selingkuh adalah DRD4. (Info disini). Orang yang memiliki gen ini suka mencari sesuatu yang baru dari yang sudah mereka miliki sebelumnya sehingga mereka cenderung memiliki kemungkinan selingkuh, Orang yang memiliki varian tertentu dari DRD4 cenderung untuk tidak setia dua kali lipat dari pasangannya. Gen DRD4 ini bekerja dengan mempengaruhi kadar dopamin pada otak, Rasa penasaran dan petualangan akan terasa menyenangkan, Rasa menyenangkan ini akan mensekresi hormon dan merekamnya diotak, terjadinya persis seperti pemabuk yang ditawari minuman beralkohol tinggi sehingga melakukan hubungan seks / perselingkuhan yang tidak memiliki risiko tinggi dapat dengan mudah ditempuhnya.
Ciri paling mudah untuk mengetahuinya adanya DRD4 pada seseorang :
Memiliki orang tua yang pernah selingkuh, Tidak commitment dan mudah bosan pada pasangan, Berani mengambil resiko akibat perselingkuhan dan menganggap selingkuh adalah hal baru dan berbeda yang patut dicoba.
Jadi hati-hati bagi pria atau wanita yang pasangannya memiliki gen ini karena selingkuh bisa menurun pada anaknya.
Orang yang selingkuh karena factor genetic ini akan lebih sulit diperbaiki dibandingkan dengan orang yang selingkuh karena faktor internal lainnya atau external.
Jadi bagaimana cara mencegahnya ? Susah “Gawan bayi” (bawaan dari Lahir) di buang ke laut aja … persis seperti lagu Cewek matre 2x ke laut aje… karena Dinasehati, ditunjukkan kesalahan, Dibimbing apalagi diancam bagi yang mepunyai keturunan gen DRD4 ini tetap tidak akan berpengaruh, selingkuh tetap jalan . Jadi? ya sudah buang saja ketempat sampah tanpa melihat……
2. Kurang Syukur
Pasangan yang kurang bersyukur kepada Allah atas apa saja yang diberikan Allah kepada dirinya akan menyebabkan selingkuh. Dengan selingkuh orang ini menganggap akan memperoleh yang terbaik dari yang sebelumnya padahal adalah SALAH BESAR karena pada dasarnya Allah telah memberikan yang terbaik bagi kita, jika kurang tapi kita bersyukur Allah pasti menambahnya
Cara mencegahnya: Memberi pengertian dengan sabar kepada pasangan untuk bersyukur dengan apa yang telah diberikan Allah kepada dirinya
3. Birahi Tinggi
Orang yang memiliki nafsu birahi tinggi sedangkan suami / isterinya tidak bisa memenuhinya cenderung melakukan perselingkuhan jika ada kesempatan, Orang ini biasanya hobi makan kenyang sehingga membangkitan nafsu yang menyebabkan kerasnya hati nurani sulit menerima kebaikan mudah melakukan perzinahan, Birahi tinggi berhubungan dengan hormon adrenalin, Hormon adrenalin akan naik ketika berhadapan dengan sosok wanita atau lelaki baru. Inilah pemicu internal terjadinya perselingkuhan.
Cara mencegahnya : Banyak puasa terutama puasa senin kamis
4. Gengsi Tinggi
Orang yang mempunyai gengsi tinggi dengan tidak memandang pada kemampuan dirinya dan Suka pada kemewahan tanpa usaha, lebih mudah untuk selingkuh demi mendapatkan apa yang menjadi keinginannya dengan cara cepat.
Cara mencegahnya: Memberi pengertian dengan sabar kepada pasangannya untuk tidak mudah menerima pemberian orang lain tanpa mengetahui maksud dan tujuannya
5. Kurangnya Iman
Kurangnya Iman bisa terjadi jika pasangan meninggalkan sholat dan tidak ada yang mengingatkan sholat secara rutin sehingga Allah pun tidak melindungi pasangan untuk berbuat selingkuh
Cara mencegahnya : Diingatkan untuk tidak lupa beribadah misalnya meninggalkan sholat dll
B. Faktor Eksternal
Faktor external adalah faktor dari luar yang akan mendorong orang berbuat selingkuh meskipun orang tersebut tidak memiliki bakat atau gen selingkuh (DRD4) tapi dengan adanya faktor ini perselingkuhan dapat terjadi, yang termasuk factor eksternal ini adalah : Berduaan tanpa muhrim, Kesempatan , Keadaan sepi , Pengawasan yang kurang, Kemajuan Tehknologi Komunikasi dan Godaan setan .
- Berduaan tanpa Muhrim adalah yang paling rawan yang menjadi penyebab terjadinya perselingkuhan. Berduaan tanpa muhrim tidak hanya berarti berduaan secara fisik tapi berduaan secara maya seperti sms, chatting atau telpon juga termasuk dalam hal ini
Cara mencegahnya : Tidak mengijinkan pasangan berduaan dengan lawan jenis tanpa muhrim
- Kesempatan, pasangan berbuat selingkuh menjadi lebih besar saat pria / wanita sendirian tidak bersama pasangannya sehingga mempunyai kesempatan berhubungan dengan orang lain menjadi terbuka karena mempunyai banyak waktu luang yang seharusnya waktunya digunakan bersama pasangannya dan keluarganya dirumah , selain itu Bagi suami -isteri kegiatan dalam rumah yang bisa mengakibatkan perselingkuhan seperti sms, chatting atau telpon dengan calon selingkuhan tidak akan ada atau berkurang kesempatannya jika pasangan ada dirumah
Cara mencegahnya : Tidak membiarkan pasangan i sendirian tanpa ada saudara / teman yang mendampinginya
- Sendiri (njomblo sementara) lebih cenderung membutuhkan hiburan. Jadi jika tidak ada pasangan bila ada kesempatan beresiko besar melakukan perselingkuhan
Cara mencegahnya : Sebaiknya pasangan tidak ditinggal sendirian terlalu lama tanpa saling berhubungan secara intensif
- Pengawasan yang kurang sangat berperan dalam terciptanya perselingkuhan, Pria dan Wanita dapat memberikan saran atau pengertian kepada pasangannya jika dirasa menurut pengawasannya suatu hubungan berpotensi menimbulkan perselingkuhan
Cara mencegahnya : Pria / Wanita memberikan pengawasan yang cukup pada pasangannya.
- Kemajuan Tekhnologi Komunikasi. Handphone dan internet adalah media komunikasi yang paling efektif dalam kelangsungan hidup perselingkuhan.
Cara mencegahnya : Lihat dan kenali tanda -tanda pasangan selingkuh seperti : HP di password dan nada dering dimatikan, sms tanpa kenal waktu dan tempat, menerima dan telephone sembunyi2 atau di jawab langsung dimatikan, gugup saat ditanya atau pergi saat ditelpon.
- Godaan Setan Bagaimanapun juga setan tidak akan pernah berhenti menggoda suami atau isteri untuk selingkuh karena setan tahu dosa paling besar no.2 setelah sirik adalah perselingkuhan atau zina yang dilakukan oleh seseorang yang pernah menikah.
Cara mencegahnya : Bagi wanita memilih pakaian tertutup (berjilbab) dan Selalu berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari godaan setan yang terkutuk
Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih pasangan hidup, lihat dulu karakternya jangan sampai mengandung gen DRD4, jika terlanjur ada DRD4 bagi Pria lebih baik menikah lagi jika mampu dan adil, atau jika belum menikah cari yang lain dan bagi Wanita tingkatkan kualitas diri agar mempunyai daya tawar bagi pasangannya.
Sumber : http://fath102.wordpress.com/2011/02/02/sebab-sebab-suami-isteri-selingkuh-dan-cara-mengatasinya/
(read more ...)
Ukhti fillah, masihkah kau tidak ingin berjilbab?
Renungan buat Muslimah yang belum ingin menutup auratnya dengan Hijab
Beralasan belum siap berjilbab karena yang penting hatinya dulu diperbaiki?
Kami jawab, ”Hati juga mesti baik. Lahiriyah pun demikian. Karena iman itu mencakup amalan hati, perkataan dan perbuatan. Hanya pemahaman keliru yang menganggap iman itu cukup dengan amalan hati ditambah... perkataan lisan tanpa mesti ditambah amalan lahiriyah. Iman butuh realisasi dalam tindakan dan amalan”
Beralasan belum siap berjilbab karena mengenakannya begitu gerah dan panas?
Kami jawab, ”Lebih mending mana, panas di dunia karena melakukan ketaatan ataukah panas di neraka karena durhaka?” Coba direnungkan!
Beralasan lagi karena saat ini belum siap berjilbab?
Kami jawab, ”Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa tahun depan? Apa dua tahun lagi? Apa jika sudah keriput dan rambut ubanan? Inilah was-was dari setan supaya kita menunda amalan baik. Mengapa mesti menunda berhijab? Dan kita tidak tahu besok kita masih di dunia ini ataukah sudah di alam barzakh, bahkan kita tidak tahu keadaan kita sejam atau semenit mendatang. So … jangan menunda-nunda beramal baik. Jangan menunda-nunda untuk berjilbab.”
Perkataan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berikut seharusnya menjadi renungan:
“Jika engkau berada di waktu sore, maka janganlah menunggu pagi. Jika engkau berada di waktu pagi, janganlah menunggu waktu sore. Manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang sakitmu dan manfaatkanlah hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Bukhari no. 6416). Hadits ini menunjukkan dorongan untuk menjadikan kematian seperti berada di hadapan kita sehingga bayangan tersebut menjadikan kita bersiap-siap dengan amalan sholeh.
Allah Ta’ala berfirman,
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al Ahzab: 59)
Subhanallah..
Masihkah kamu ragu wahai Ukhti fillah untuk menutup kemolekan tubuhmu dengan hijab? masihkah? Ingatlah, sesungguhnya api neraka akan membakar tubuh yang kau sajikan untuk lelaki hidung belang, kau bisa beralasan ini dan itu, Demi Allah, sesungghnya, kita tak akan mampu menebak kapan nyawa ini akan diambil oleh Malaikat Maut! Innalillahi waa inna ialaihi rojiun..
sumber :facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Renungan...
Saat seseorang yang kau sayang ........
Memilih pergi dengan pilihan yang lain,,
Ikhlaskan dan hantar dengan senyuman..
Percaya di Terminal berikutnya akan menawarkanmu yang lebih nyaman..
... Saat dunia.........
Menertawaimu
Tegarlah
Karena itu hanya permukaan
Kebahagian untukmu lagi dirancangNya............
Saat sahabat
Menikammu................
Diamlah
Dari situ kamu menilai kesetiaannya
Setelah itu akan kau tahu bagaimana nilai sebuah persahabatan.
Kitalah sang tangguh!
Mampu bernyanyi walau di atas duka
Kitalah Sang tangguh!
Mampu menari walau seribu hal yang kita tak suka, menyapa.
Bernyanyi dengan hati
Tuk hibur dunia yang sunyi...........
Menarilah dengan Jiwa
Tuk pancarkan cahaya.............
Kitalah sang tangguh!
Yang akan membuat mata-mata terbuka
Kitalah sang tangguh!
Yang membuat dunia bangga
karena kita mampu mengubah luka menjadi tawa..
sumber:sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Ketika Do`a Belum Terkabul
Bismillahirrahmanirrahiim..
Assallamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Dalam realitas kehidupan kebanyakan manusia saat ini, selalu menggerutu saat permintaannya tidak kunjung terkabulkan,bahkan tidak sedikit pula bermunculan anggapan-anggapan yang bermuara pada perasangka yang negatif. Demikian juga dalam doa kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,terlebih disaat ditimpa penderitaan dan kesulitan hidup yang beragam.
Namun demikian sebagai muslim yang punya kualiatas keimanan yang teguh dan kokoh selalu berbaik sangka dengan apa yang dialami disetiap kesulitan dan terpaan musibah,selalu optimis penuh sabar bahwa apa yang dialaminya karena semata-mata telah digariskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Apabila doa belum terkabul setidaknya ada dua penghalang, pertama “karena terburu-buru mengharapkan perkenan-Nya’.(H.R Muttafag Alaih).Di dunia ini selalu berlangsung proses causa prima yaitu tidak ada akibat tanpa sebab (syarat),tidak ada hasil tanpa kerja keras dan tidak ada pahala tanpa amal shaleh. Demikian juga ketika doa belum terkabul karena ada persyaratan yang belum memenuhi syarat.
Ibnu Al Qayim Al-Jauziyyah mengatakan, bahwa syarat-syarat terkabulnya doa tebagi pada dua kategori berdasarkan kriteria dan waktu berdoa (awqat al ijabah), ada tiga golongan yang dijamin Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam akan diperkenankan doanya yaitu :
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :
“Tiga permohonan (Doa) yang pasti diperkenankan ALLAH tanpa ditunda “Doa orang yang di dzalimi,Doa Seseorang dalam perjalanan dan Doa orang tua kepada anaknya.” (H.R. Abu Dawud).
Adapun waktu doa yang pasti di ijabah Ibnu Al Qayim Al-Jauziyyah menyebutkan enam waktu yaitu :
“Sepertiga malam,saat adzan,antara adzan dan iqamat,selesai shalat wajib,saat imam naik mimbar pada hari jumat hingga selesai, dan saat akhir waktu Asar,”(Ad Da’u Wa ad Dawa ‘ : Hal ,14).
Penyebab yang kedua doa tidak terkabul karena sering berbuat maksiat, karena salah satu syarat untuk dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala,adalah harus memiliki hati yang suci bersih, karena seseorang yang berbuat maksiat pastilah hatinya terkotori sehingga sulit dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Bersabda :
“Seorang mukmin jika berbuat satu dosa, maka ternodalah hatinya dengan satu noktah berwarna hitam. Jika dia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, hatinya akan kembali jernih. Jika dosanya itu bertambah-tambah, noktah hitam itupun turut bertambah hingga menutupi hatinya. Maka itulah karat yang disebut Allah dalam Al-Quran. “(HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Baihaqi).
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, menganjurkan agar umatnya banyak beristighfar memohon Ampunan Kepada-Nya. Dalam riwayat, Rasulullah beristighfar setiap hari tidak kurang daripada 70 kali,100 kali sehari, Istighfar bukan saja membersihkan dosa dan memohon Ampunan, tetapi jalan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan beristighfar kita akan merasakan diri senantiasa diperhatikan Allah dan tiada peluang melakukan sesuatu yang dilarang-Nya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Bersabda :
“Barangsiapa memperbanyak Istighfar, niscaya ALLAH menjadikan untuknya setiap kesusahan itu ada jalan keluar dan dia diberi rezeki yang datangnya tanpa diduganya”. (HR. Ahmad).
Jadi jelaslah bahwa setiap kesalahan dan dosa yang dilakukan menjadi satu titik hitam di dalam hati. Jika tidak dibersihkan segera, titik hitam itu lama kelamaan menjadi bertumpuk hitam dan seterusnya akan menutup pintu hati daripada menerima cahaya kebenaran dan dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah Subhanahu wa Ta’ala.Berfirman :
“Kepada-Nya naik perkataan-perkataan yang baik dan amal shaleh dinaikkan-Nya.”(Q.S Fathir : 10 ).
Sebagai muslim yang punya kualiatas keimanan yang teguh, Tidak sepatutnya kita berburuk sangka’kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, justru introspeksi diri dan merenungi dengan tetap meyakini, Kemurahan dan Rahmat-Nya akan datang cepat atau lambat. Karena suka duka didalam kehidupan ini adalah ujian untuk menguji kwalitas keimanan,mengingatkan kealpaan dan akan memperoleh ganjaran pahala.
Allah Subhanahu wa Ta’ala.Berfirman :
“Katakanlah “Wahai hamba-hamba-KU yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari Rahmat Allah.Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.Sesungguhnya DIA-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (Q.S. Az Zumar : 53).
Sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala,yang selalu mengharap keridhan-Nya, janganlah berhenti berharap, karena Kemurahan-Nya membuka kita kepada harapan untuk bangkit membangun masa depan,baik di dunia terlebih mengharap kehidupan lebih baik yang kekal di akhirat.Doa merupakan simbol kerendahan dan ketidakberdayaan sebagai Hamba di hadapan-Nya,dengan demikian hatipun selalu diwarnai rasa tentram.
Para ulama mengarisbawahi bahwa syarat terkabulnya doa yaitu : Tidak terburu-buru mengharapkan perkenan-Nya,dan Yakin bahwa doa akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dalam Hadist Qudsi Allah Subhanahu wa Ta’ala.Berfirman :
“AKU bergantung prasangka seorang hamba,”(H.R.Bukhari).
Dan syarat terkabulnya doa dilakukan dengan rendah hati,dan doa tidak akan terwujud bila tanpa ikhtiar, usaha kerja keras dalam mengharapkan apa yang ada dalam doa tersebut.
Sahabat-saudaraku fillah.. yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, . Mudah-mudahan manfaat buat kita semua.Yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,Yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahuma AAmiin.
Walhamdulillah Rabbil’alamin
Sahabat Saudaraku fillah ALL
sumber :facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Renungkanlah...
Berapa banyak kau kehilangan mimpimu?
Berapa kali kau melihat mimpi itu jatuh ke tangan orang lain?
Sudah seberapa banyak kau merasa seolah hidup tak berpihak padamu?
Kita mungkin akan kehilangan seorang yang sangat kita harapkan ada disamping kita, sebelum akhirnya kita bertemu dengan orang yang tepat.
Kita mungkin akan mendapatkan musibah yang begitu pedihnya, sebelum akhirnya kita menyadari bahwa musibah itu adalah awal kekuatan kita.
Kita mungkin menyukai sesuatu yang ada di depan mata,sebelum akhirnya kita menyadari semua itu adalah fatamorgana.
Memang tak ada kisah yang sempurna tapi ALLAH selalu memberi kasih yang sempurna pada setiap kisah kita…kisah yang hanya diperuntukkan ALLAH untuk kita..
Ketika kau melihat betapa indahnya kisah orang lain,sesungguhnya kau mampu membuat kisahmu lebih indah dari siapapun….
Sumber :facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Sulitnya Untuk Melupakan
Betapa sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. siapapun mungkin pernah mengalaminya, karna perasaan seperti ini banyak yang merasakannya. Bukan hal yang tabu ketika kalian membicarakannya agar bisa mengolah rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.
Rasa cinta memang fitrah, tapi keadaan lah yang merubah fitrah itu... menjadi sebuah fitnah. Keinginan untuk dicintai dan mencintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta yang belum halal.
Melupakan orang yang pernah di cintai memang bukan perkara mudah, bukan hanya orang yang melaksanakan ‘pacaran’ saja yang pernah merasakan hal ini. Tapi bagi orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi hatinya pun merasakan hal ini. Ini lah bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah dengan bijak.
Sadarilah bahwa kalian sedang melangkah untuk menjadi lebih baik. Sudah seharusnya ketika si ‘dia’ tak bisa di miliki, dia sudah menjadi bagian masa lalu mu. Kalo memang sulit untuk melupakannya, tak perlulah tiba-tiba harus dilupakan. Tapi biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang menunggumu didepan, karna kalian bukan menanti masa lalu.
Si dia dengan kehidupannya dan antum dengan kehidupanmu, ini lah yang harus di tekankan dalam perjalanan hidupmu. Toh ketika antum berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asyik melenggang tanpa memikirkanmu. Lantas siapa yang merugi kalo seperti ini.Rasa sakit karna ternyata dia gak memilihmu untuk menjadi pemberhentian terakhir , bukan berarti menjadikanmu lupa bahwa ALLAH selalu ada disampingmu.
Apalagi bagi yang ingin melupakan si dia karna pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru ALLAH sangat sayang padamu, Dia bebaskan antum dari aktivitas maksiat. Harusnya kalian bangga dan senang ALLAH masih perhatian padamu. Kalean dituntun untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya. Dari sini lah antum harus bersadar diri, bahwa melupakan mantan kekasih yang tak pernah halal bagimu adalah sebuah kebangkitan. Bangkit dari keterpurukan maksiat yang pernah kamu lakukan dan bangkit untuk memperjuangkan agama ALLAH.
Anggaplah cinta pada mantan kekasihmu yang masih tersimpan sampai saat ini adalah bagian dari pengingatmu akan masa lalu, agar kalian tak pernah mengulanginya lagi. Sungguh merugilah bagi orang yang dituntun menjadi lebih baik, namun dia kembali mengikuti alur masa lalunya.
Sedangkan bagi yang tak pernah pacaran, tapi pernah merasakan jatuh cinta yang sangat pada si dia. Namun dia tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain. antum mungkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, karna tak pernah mengungkapkan rasa cintamu. Disebabkan ingin menjaga hati dan izzah mu juga dia.
Masalah hati ini memang tak bisa dipecahkan secara rasional, karna sekali lagi ini masalah perasaan yang hanya antum lah yang tahu seberapa besar dan seberapa dahsyat. Namun harus ada keberanian yang kuat untuk melupakannya, sangat disayangkan penjagaanmu terhadap izzah harus tercoreng karna cinta yang tak pernah dihalalkan. Ibarat minum obat, kamu harus berani minum obat yang pahit sekalipun agar kamu segera sembuh dari sakitmu.
Yang perlu antum selalu ingat dan tekankan pada hatimu adalah kelak akan ada orang yang lebih berhak untuk mendapat cinta sejatimu dari pada orang yang sekarang ini tak mampu di lupakan. Tak mungkin juga antum akan lebih mencintai si dia yang tak halal bagimu daripada orang yang telah halal bagimu, hal ini harus segera ditegaskan dalam hatimu. Bahwa kelak ada orang yang patut kamu cintai
,,,jodohmu yang HALAL ♥ ♥
sumber :facebook.sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Kita Hanya Tau Apa Yang Kita Inginkan, Bukan Yang Kita Butuhkan
Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
Kita hanya tau apa yang kita inginkan,bukan yang kita butuhkanKetika kita dilanda kebimbingan..Dihadapkan pada pilihan yang sulit...
Sebenarnya hati kita sendiri telah memiliki jawaban apa yang sebenarnya kita inginkan..Tetapi hati ada kalanya dimasuki oleh bisikan syaitan..Dan kita hanya tau apa yang kita inginkan..Sedangkan terkadang kita tidak tau apa yang kita butuhkan...
Beberapa hari yang lalu,,seseorang mengingatkan aku bahwa
“Jika ada sepatu yang begitu kita sukai, tetapi ukuran sepatu itu tidak cukup dengan kaki kita..Apakah kita akan tetap memaksa membelinya??
Tentu tidak kan jawabannya..Seperti realita kehidupan kita sehari - hari..sadarkah kita bahwa Terkadang ada kalanya kita memaksakan kehendak kita..
Jika Allah tidak mengambulkan do'a kita..kita akan marah dan berpikiran..
“Mengapa Allah tidak memberikan apa yang aku inginkan?Mengapa Allah tidak menyayangiku?”
Padahal sadarkah sahabat, bahwa biasanya kita tidak mengetahui makna dari kejadian yang Allah berikan, pada saat itu juga..Tetapi terkadang membutuhkan waktu,,mungkin sehari,sebulan,setaun,atau
Mungkin Allah ingin kita belajar untuk lebih kuat..Belajar untuk lebih sabar..Belajar untuk lebih bersyukur..Belajar untuk Memahami,Dan akan tiba suatu saat di mana Allah akan menunjukkan bahwa yang Dia berikan kepada kita adalah yang terbaik..
Memang belum tentu yang kita inginkan,tetapi selalu yang kita butuhkan..Dan ketika Allah telah menunjukkan petunjuknya..kita akan berkata..Alhamdulillah..Se
Allah Yang Maha Mengetahui Apa yang tidak kami ketahui...
Terima kasih Ya Allah,kini kami paham bahwa semua yang Engkau berikan adalah yang terbaik..
Engkau ingin kami menjadi lebih kuat lagi,agar semakin siap dan tangguh dalam menghadapi cobaan dari-Mu selanjutnya..
Ketika kita meminta Kekuatan…
Allah memberi kita ujian untuk kita hadapi agar membuat kita semakin kuat.
Ketika kita meminta Kesuksesan…
Allah memberi kita kegagalan agar kita mampu belajar u/ sukses.
Ketika kita meminta beberapa kelebihan…
Allah memberi kita kekurangan agar kita memahami arti kelebihan
Ketika kita meminta kebijaksanaan…
Allah memberikan kita masalah2 yg harus kita pecahkan.
Ketika kita meminta kemakmuran…
Allah memberikan otak dan kekuatan untuk bekerja.
Ketika kita meminta Keberanian…
Allah memberi kita rintangan2 untuk kita hadapi agar kita lebih berani.
Ketika kita meminta Cinta…
Allah memberikan orang2 yg dalam kesulitan untuk kita bantu.
Ketika kita meminta pertolongan…
Allah memberi kita kesempatan
“Allah tidak selalu memberikan apa yang kita inginkan melainkan Allah memberikan apa yang kita butuhkan”
so selalu positif thinking tentang apa yang terjadi dalam hidup kita..
Allah Maha Tau apa yang terbaik buat kita…
Tetap semangat menjalani proses hidup….
Bimbinglah hati kami Ya Allah..
Agar kami semakin mantap berada di jalan-Mu yang lurus..
Aamiin ya Rabbal'alamin
Sumber :facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Tiada yang abadi
Pelangi tak hadir begitu saja,tanpa ada Alur dan Proses yang Dilalui.Tak jarang Petir Yang Menngemuruh DiLangit_ MeMbuat Kita ketakutan,Gelisah_Namun Setelah Itu, LihatLah ALLAH menggantinya dengan Keindahan & keteduhan Pelangi_SubhanaLLah_Betapa Mudah Allah Menunjukan Kekuasaan-NYA
Begitu Juga Arti bahagia untuk Kita_sebeLumnya Kita harus lalui Proses..yang kadang Membuat Kita Putus asa;Namun karena Kesabaran,Allahpun Menjanjikan yang Lebih dari apa yang kita Lakukan
Ketika Allah Sayang kepada Hamba-Nya,Allah pun mengirimkan surat sayang itu...baik melalui masalah yang datang lewat keresahan hati yang tiada berujung...sungguh itu bukan apa-apa,Allah Hanya ingin kita datang,bersujud simpuh,berdoa kepada-Nya.Maka datanglah setiap saat Kepada-Nya,jangan menunggu surat sayang itu datang..
Tiada duka yg abadi di dunia..Tiada sepi merantai mu selamanya..Semua kan terus berputar...Takdir hidup kan di jalani..Yakinilah..segalanya indah pada waktu nya..Sia-sia jika hanya menyesali yang telah terjadi..Karena waktu tak bisa kembali..detik tak kan berulang.. Masa tak berhenti..Perbaikilah cela yg lalu..Semoga meraih takdir yang terbaik...Aamiin ya Rabbal'alamin
sumber :facebook. sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Bersahabatlah karena Allah
Apabila kau ingin berteman, janganlah kerana kelebihannya,
Kerana mungkin dengan satu kelemahan, kau mungkin akan menjauhinya..
Andai kau ingin berteman, janganlah kerana kebaikkannya,
Kerana mungkin dengan satu keburukkan, kau akan membencinya..
Andai kau inginkan sahabat yang satu, janganlah kerana ilmunya,
Kerana apabila dia buntu, kau mungkin akan memfitnahnya..
Andainya kau inginkan seorang teman, janganlah kerana sifat cerianya,
Kerana andai dia tdk pandai menceriakan, kau mungkin akan menyalahkannya..
Andai kau ingin bersahabat, terimalah dia seadanya,
Kerana dia seorang sahabat, yang hanya manusia biasa..
Jangan diharapkan sempurna, kerana kau juga tidak sempurna ,
Tiada siapa yang sempurna ,Tapi bersahabatlah kerana Allah...^_^
Sumber : facebook. Sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Jangan Menunggu...
Jangan menunggu bahagia baru tersenyum tapi tersenyumlah,maka kian bahagia..
Jangan menunggu kaya baru bersedekah tapi bersedekahlah,maka semakin kaya...
Jangan menunggu cinta baru berta’aruf tapi berta’aruflah,insya Allah cinta hadir dalam ridho-Nya...
Jangan menunggu pasangan yang sempurna baru menikah tapi menikahlah,maka insya Allah kesempurnaan akan hadir dalam hidupmu...
Jangan menunggu terinspirasi baru menulis tapi menulislah,maka inspirasi akan hadir dalam jiwamu..
Jangan menunggu termotivasi baru bergerak tapi bergeraklah,maka motivasimu akan meningkat..
Jangan menunggu proyek baru mau bekerja tapi berkerjalah maka proyek kan berdatangan kepadamu..
Jangan menunggu dicintai baru mencintai tapi belajar mencintai,maka engkau kan dicintai..
Jangan menuggu kuantitas,baru membangun kualitas Tapi binalah kualitas,maka kuantitas akan bersama orang2 yang berkualitas..
Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang tapi hiduplah dengan tenang,insya Allah bukan sekedar uang yang datang...
Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti Tapi bergeraklah,maka engkau akan menjadi contoh yang diikuti...
Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah,maka bertambah kesuksesanmu...
Jangan menunggu menang, baru bertaqwa total tapi bertaqwalah dengan total,maka kemenangan pasti kan datang..
Para Pecundang selalu menunggu bukti dan para pemenang selalu menghadirkan bukti Seribu kata mutiara akan dikalahkan oleh satu aksi nyata.
sumber : facebook. sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Dalam Hidup...
ika anda tidak mampu membuat orang tersenyum, jangan membuat orang menangis.
Jika anda tidak mampu memberi manfaat kepada orang lain, jangan menghancurkan orang lain.
Jika anda tidak mampu memberi apa apa, jangan terlalu banyak meminta.
Jika anda tidak mampu menjerit kerana rasa tertekan, lebih baik diam dari berkata kata.
Jika anda tidak mampu tersenyum kepada orang lain, tersenyumlah pada diri sendiri di hadapan cermin.
" Jadilah orang yang MEMBERI tanpa mengingatnya kembali dan orang yang MENERIMA tetapi tidak melupakannya sama sekali."
KADANG KADANG dalam hidup ini :
Orang yang EGO mahu anda melihat betapa hebatnya mereka tetapi orang yang PENGASIH mahu melihat betapa perlunya rendah hati untuk anda.
Orang yang PEMARAH mahu anda melihat betapa benarnya mereka tetapi orang yang PENYABAR ingin melihat betapa perlunya ketenangan untuk anda.
Orang yang SAKIT mahu anda melihat betapa deritanya mereka tetapi orang yang SIHAT mahu melihat betapa perlunya kesabaran untuk anda.
Orang yang KAYA mahu melihat betapa bahagianya mereka tetapi orang miskin mahu melihat betapa perlunya sifat pemurah untuk anda.
Orang yang BERSEDIH mahu anda melihat betapa kecewanya mereka tetapi orang yang sedang BERGEMBIRA mahu melihat betapa perlunya ketabahan untuk anda.
Orang yang normal mahu anda melihat betapa sempurnanya hidup mereka tetapi orang yang KURANG UPAYA mahu melihat betapa perlunya anda bersyukur kepada DIA.
BERSYUKUR kerana kita masih bernafas hingga hari ini, tidak kira dalam apa jua situasi kerana setiap yang DIA beri pasti punya erti walau sukar dimengerti kerana hidup ini bukan hanya untuk berpesta dalam kegembiraan tetapi berpencak silat dengan ujian dan dugaan kehidupan. Hanya keteguhan iman mampu menjadi perisai yang teguh untuk menepis setiap serangan serangan dugaan yang datang dari pelbagai penjuru.
Hidup mesti diteruskan !!!
Insya Allah aamiin ya Allah.
sumber :facebook.sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Ketika Cinta Pergi Untuk Kembali
Cinta tidak pergi begitu saja tanpa sebab, cinta pergi karena sesuatu yang terjadi, apakah karena perbuatan, perkataan atau tingkah laku.
Cinta pergi ketika dirimu hanya ingin cinta sekedar mengetahui bukan mempertimbangkan.
Cinta pergi disaat dirimu berbicara padanya dan mulai membandingkan cinta dengan cinta yang lainnya.
Cinta pergi ketika dirimu hanya melihat kekurangan dan menutup mata untuk kelebihannya.
Cinta pergi saat dirimu mulai mengukur seberapa besar ukuran cinta.
Cinta pergi disaat dirimu tidak memberikan kesempatan kepada cinta untuk menunjukkan cintanya.
Cinta pergi disaat dirimu mulai menutup diri dan menyangkalnya.
Cinta pergi disaat dirimu memegangnya dengan keras bukan menggenggamnya dengan erat seakan takut kehilangannya.
Cinta pergi disaat dirimu membiarkannya berjalan sendiri dan bukan berjalan disampingnya sebagai patner cinta-nya.
Cinta pergi ketika dirimu tidak menaruh harapan tapi memenuhinya dengan permintaan.
Cinta pergi disaat dirimu tidak mendengarkan cinta dan terus menerus berbicara.
Cinta pergi ketika dirimu terus menerus memberikan beban padanya dan bukan membantu meringankannya.
Cinta pergi ketika dirimu tidak menempatkan cinta pada posisinya, tidak menempakannya sesuai fungsinya, tidak melihat cinta sesuai pengertian yang sanggup dirimu mengerti.
Cinta pergi ketika dirimu mengungkit-ungkit kembali diri cinta dan bukan menerimanya.
Cinta pergi ketika dirimu tidak melihatnya lagi sebagai cinta, mulai merasa letih dan berhenti berjuang.
Ketika Cinta Kembali…
Cinta kembali ketika dirimu melihat cinta sebagai cinta, ketika dirimu melihat cinta seperti tiada hari esok.
Cinta kembali ketika dirimu memberikan lebih dari yang sanggup dirimu berikan.
Cinta kembali ketika dirimu mulai belajar menghargai cinta.
Cinta kembali ketika dirimu mulai belajar menyeimbangkan fungsi akal sehat dan perasaan untuk cinta.
Cinta kembali ketika dirimu memperlakukan cinta selayakya cinta itu sendiri.
Cinta kembali ketika dirimu berjuang seperti ketika ingin mendapatkan cinta untuk pertama kalinya.
Cinta kembali ketika dirimu tidak lagi menyakitinya tapi menyayanginya.
Cinta kembali ketika dirimu mulai menyadari harus ada pengertian dan kesabaran lebih di dalam cinta.
Cinta kembali ketika dirimu mulai belajar membuka dirimu, mengenali siapa dirimu, melihat kembali jauh ke dalam dirimu dan menyadari bahwa dirimu tidak jauh lebih baik dari cinta itu sendiri dan menyadari tidak ada yang sempurna.
Ketika cinta pergi sadarilah dirimu telah melepaskan separuh napas kehidupanmu, sadarilah dirimu telah membiarkan separuh jiwamu terbang dan pergi jauh, dan ketika cinta itu kembali sadarilah secepat dirimu melepaskannya, bila sekarang dirimu mampu untuk bernapas lega dan tersenyum bahagia.
Ketika cinta pergi dan kembali, bersyukurlah dengan sepenuh hati dan jiwamu seperti tiada hari esok untuk cinta, genggamlah cinta, jagalah cinta dan hargailah cinta.
Cinta tidak pencemburu, cinta tidak mendendam, cinta tidak egois, cinta tidak pemarah, cinta tidak pendengki, cinta tidak emosi, cinta mendengar apa yang tidak terkatakan, cinta mengerti apa yang tidak terjelaskan, cinta tidak cengeng, cinta tidak membandingkan, tapi cinta penuh kasih KARENA KETIKA CINTA PERGI UNTUK KEMBALI.
sumber:facebook.sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Curahan hati Seorang Hamba
Ketika kegalauan mulai menyelimuti hati & fikiran ini, maka hanya Engkau-lah yang tebesit dalam kerinduan yang terdalam. Hanya Engkaulah tempatku ingin membagi setiap rasa ini, hanya kepada_MU aku ingin menceritakan setiap resah & keluh yang aku rasakan.
Aku mencintai_MU dengan buncahan energi yang luar biasa & dengan buncahan setiap nafasku yang melebihi tiap udara yang aku hirup.
Aku tidak ingin mencintai_MU hanya sekedarnya saja, tapi ingin memberikan yang bisa aku berikan agar Engkau dapat mencintaiku atau sekedar mengetahui bahwa ada seorang hamba yang mengemis kasih & sayang_MU
Ketika dadaku mulai menyesak & hati tak dapat lagi menampung kerinduanku yang tiap hari kian meluas ini semua membuatku kembali berfikir apakah benar adanya bahwa aku mencintai_MU atau hanya sekedar mencintai_MU
Karena jawaban dari pertanyaanku itu adalah bersumber dari hati & tiap prilaku yang aku jalani selama ini. Jika tak ada perbaikan dari sifatku setiap hari, maka tidaklah benar pernyataan & perasaanku yang mengatakan cinta kepada_MU.
Aku mengetahui benar apa yang bisa membuat_MU mencintaiku, tapi selalu aku terkalahkan oleh amarah yang mendayung hati ini dengan cepat hingga aku terlupa bahwa sebenarnya aku telah salah memilih jalan.
Aku ingin mencintai_MU bukan hanya sekedarnya, aku ingin mencintai_MU dengan sebenarnya & ketakutan yang menghantuiku kalau aku akan lebih mencintai hamba_MU daripada Engkau membuatku memilih jalan untuk tidak mendekat kepada orang lain.
Hatiku berkata ini salah, tapi sungguh ketakutanku bahwa aku akan mencintai-Mu dengan sekedarnya, inilah yang membuatku memilih jalan ini.
Sungguh aku tak ingin lagi meminta Engkau memudahkan urusanku, tapi aku akan meminta berikan aku kekuatan untuk melewati kesulitan di tiap urusanku & meminta Engkau untuk selalu memberi petunjuk agar aku & hatiku ini bisa bersatu & sependapat dalam hal yang Engkau Ridhoi.
Debu dihati menebal, menyelimuti nurani, menyesakkan nafas, menutupi getaran rahasia. Debu itu, dosa yang ku biarkan mengendap, kekecewaan yang tak tersingkirkan, keinginan yang terlalu, bayang-bayang masa lalu, membuat tersentak sadar, bahwa hidup yang ku jalani begitu hampa tanpa makna.
Engkau bagiku adalah cahaya yang tak mampu ku tatap, misteri yang tak ku pahami & yang ku yakini. Engkau ada & menguasai hidup, desiran yang saat ini menyusup dalam rasa membuatku berharap akan menjadi nyata.
Bila malam ku tatap langit, ku rasa kehadiran_MU, ku sadari langkah-langkah ku belum mendekati_MU, apalagi memahami rahasia_MU. Namun, aku masih memiliki sisa hidup yang bisa ku gunakan untuk bisa mendekap_MU & memahami rahasia_MU.
Sumber:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Renungan buat aku dan saudariku semua
Bismillahhirrohmanirrohim...
Saudariku, Sebelum engkau halal bagi org yg di Rahmati Allah.... insya Allah....
Meski cantik itu hanya sebutan,namun ada tips mudah jika kita ingin nampak lebih cantik dan menarik,maka lakukanlah beberapa tips berikut ini :
1. Jadikanlah ” Ghodhul Bashor” ( menundukan Pandangan ) sebagai hiasan di kedua belah matamu, niscaya kamu akan menjadi lebih manis.
2. Oleskan “lipstik kejujuran” pada bibirmu,niscaya kamu akan semakin menarik.
3. Gunakanlah pemerah pipimu dengan “Kosmetik Al-Haya” ( malu ) yang hanya dijual di”salon Iman”, niscaya kamu akan nampak semakin cantik.
4. Pakailah selalu ” Sabun Istighfar ” setiap hari,untuk menghilangkan dosa dan kesalahan yang kamu lakukan,niscaya anda akan semakin bersih dan suci.
5. Rawatlah rambutmu dengan”shampo jilbab islami” niscaya kamu akan terhindar dari ketombe pandangan laki-laki asing yang dapat membahayakan keselamatan dirimu.
6. Hiasilah kedua tangan anda dengan ” Gelang Tawadhu’” ( Rendah Hati ) dan jari-jarimu yang lentik dengan cincin Ukhuwah niscaya kamu akan semakin anggun.
7. Pakailah “Giwang Mustami” (Pendengar ) ” yang taat hanya kepada Allah swt pada kedua belah pihak telingamu,niscaya kamu akan selamat Dunia & Akhirat.
8. Sebaik-baik kalung Mutiara yang kamu pakai adalah ” Kalung Kesucian”,niscaya kamu akan semakin mempesona.
9. Pakailah selalu ” Pakaian Kebesaran At Taqwa” dengan menutup seluruh tubuhmu kecuali muka & telapak tangan,niscaya kamu akan nampak lebih anggun berwibawa.
10. Gunakanlah ” Kaos Kaki Dakwah ” dan “Sepatu Jihad “,niscaya kamu termasuk orang-orang yang beruntung serta dapat menggetarkan musuh-musuh Allah swt, Rasul saw & Orang-orang yang beriman.
Subhanaalloh,aku pungut serpihan ilmu, mungkin masih banyak yang tercecer...semoga bermanfaat untuk akhwat semua...Aamiin ya Rabbal'alamin
sumber:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Allah tau yang Tebaik utk Kita
Mungkin kita pernah merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, dan kenyataan yang tidak sesuai harapan. Ketika nyala mulai meredup. Asa yang menguatkan itu masih ada meski hanya setitik. Jangan menyerah karena ini semua terjadi karena cintaNya..Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam qolbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majelis-majelis ilmu, majelis-majelis dzikir yang mengantarkan pada ketentraman jiwa.
Pesan seorang sahabatku "Asa yang terkoyak, hati yang berduka, airmata yang menetes, bibir yang keluh tuk berucap, biarlah menjadi saksi semua mujahadahmu". Subhanallah.....
Apa yang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rezeki, jodoh, jabatan, kedudukan, pasti akan Allah sampaikan. Tetapi APA YANG MEMANG BUKAN MILIK KITA, IA TIDAK AKAN BISA KITA MILIKI, meski ia nyaris menghampiri kita , meski kita mati-matian mengusahakannya bahkan biar juga sudah dalam genggaman kita ..
Wahai jiwa yang sedang gundah, bacalah ini dari Allah : “ Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui “( Qs Al Baqarah : 216 )
sumber : facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Universitas Kehidupan
Ketika dirimu gelisah, Sentuhlah hatimu dengan lantunan ayat-ayat cinta dalam kitab-Nya...Ketika kau lemah & tak Berdaya..Rangkum kembali makna-makna kebersamaan,bersama saudara-saudaramu agar saling menguatkan...Ketika kau lelah dan mulai putus asa…Maka Allah akan tersenyum padamu…YAKINLAH tiada usaha halal yang sia-sia.Ketika peluh & kerja tak dihargai…Maka saat itu kita sedang belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usaha keras kita dinilai sia-sia oleh orang lain…Maka saat itu kita sedang memaknai KEIKHLASAN...Ketika hati terluka dalam karena tuduhan atas hal yang tak pernah kita lakukan…Maka saat itu kita sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika lelah mendera & kecewa menerpa…Maka saat itu kita sedang belajar memaknai tentang arti KESUNGGUHAN.Ketika sepi menyergap & sendiri membulat dalam keramaian…Maka saat itu kita sedang memberi makna tentang KETANGGUHAN.
Ketika kita harus membayar biaya yang sebenarnya tak perlu kita tanggung,Maka saat itu kita sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.
Bersama kesulitan ada kemudahan.jangan pernah merugikan & menyakiti orang lain...Allah maha meliihat & mendengar rintihan hatimu: BERDOALAH...Tetap semangat,sabar,tersenyum…Dan Terus belajar..!! Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas KEHIDUPAN..
sumber : facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
GALAU (God Always Listening Always Understanding)
Sahabat, ada yang pernah mendengar kata “galau”? Seringkali kita mendengar kata galau di lingkungan kita, coba sahabat ingat-ingat. Atau sahabat sekarang bisa buka Facebook, kemungkinan kata galau akan muncul menghiasi beranda Facebook kita. Siapa yang mempopulerkan kata ini, saya kurang tahu. Tetapi hampir semua kalangan rasa-rasanya pernah menggunakan kata ini, paling tidak akhir-akhir ini.
Selanjutnya saya ingin bertanya kepada sahabat, adakah di antara sahabat yang sering merasa galau? Sepertinya tak usah bertanya pun saya tahu bahwa sahabat semua pernah merasakannya, bahkan sampai mengungkapkan kegalauannya di status Facebook, entah langsung memamerkan kata galau atau dengan kalimat yang menyatakan kegalauan sahabat.
Memang sebenarnya arti kata galau itu apa ya? Saya mengajak sahabat memahami kata ini dengan melihat kisah orang-orang yang katanya galau yang pernah saya temukan.
Ada seorang mahasiswa terlihat sedang duduk di lobi kampus, tak jelas sedang apa, kerjanya garuk-garuk kepala, kelihatannya ia sedang menunggu jam kuliah kedua. Kadang ia duduk lalu berdiri kemudian duduk lagi. Atau ia mondar-mandir ke ruang kuliah dan balik lagi ke lobi. Sesaat saya mendengar salah seorang temannya bertanya, “Kenapa sih loe?” si mahasiswa pun menjawab, “Galau gw.”
Di lain waktu saya mengamati dari kejauhan seorang wanita melamun saja di taman, dari pagi sampai dzuhur saya lihat dia masih diam sendirian, ketika ia pergi, saya pun menyambangi tempat duduknya dan melihat secarik kertas yang sudah penuh coretan wanita tadi, terseliplah di situ kata galau.
Setelah mahasiswa dan seorang wanita, ternyata saya kembali melihat hal yang menarik dan membuat saya semakin penasaran dengan kata galau. Saat mengadakan rapat organisasi, masing-masing peserta rapat harus memberikan usul dan pendapat, namun ketika salah seorang teman saya diberi kesempatan akan hal itu, ia menolak bicara dan diam seribu bahasa, hanya satu kalimat yang ia katakan, “Maaf saya lagi galau,” Seketika itu juga seluruh peserta rapat ingin mengetahui apa gerangan yang menyebabkan hal itu terjadi. Akhirnya ia pun menjelaskan masalah yang sedang ia hadapi. Ia bingung harus bagaimana menceritakan kepada orang tuanya tentang nilai ujian semesternya yang terbilang rendah.
Sahabat, dari tiga peristiwa tadi kita dapat menyimpulkan makna galau yang beken di masyarakat. Galau bermakna perasaan yang tidak jelas, kebingungan, putus asa, atau tidak mood. Tetapi apa benar itu maknanya? Ketika saya googling, ternyata makna galau lebih mengarah kepada suatu perasaan yang tidak jelas dikarenakan oleh orang lain.
Namun ternyata di masyarakat kata galau sering digunakan pada perasaan-perasaan negatif, seperti tidak mood, putus asa, bingung, bimbang, dan banyak lagi.
Terlepas dari semua pemaknaan tentang kata galau dan terlepas dari bagaimana sahabat semua mendefinisikan kata galau, intinya galau menyatakan perasaan negatif terjadi pada diri sahabat. Iya negatif thinking sedang menyelimuti seluruh tubuh sahabat.
Sahabat, mari mengubah pandangan hidup kita terhadap suatu kejadian yang menimpa kita, terlebih kejadian yang tidak mengenakkan. Saya yakin sahabat pernah mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan dalam hidup ini bahkan efek dari kejadian tersebut membuat sahabat putus asa, lebih jauh lagi banyak sahabat kita yang meninggalkan Sang Pencipta karena berpikir bahwa ia tidak mendapatkan keadilan hidup di bumi ini.
Benarkah seperti itu? Jawabannya tidak. GALAU, God Always Listening Always Understanding.
Be positif thinking friends…. Allah mengetahui apa yang hambanya butuhkan, cobalah ingat apa yang pernah kita inginkan dulu. Cobalah ingat apa yang pernah kita minta dalam doa, tak pernahkah terkabul?
Ayo buang prasangka negatif dalam diri kita, bagaimanapun keadaan kita. Karena perasaan negatiflah yang membawa lesunya tubuh kita untuk bergerak, malasnya otak kita berpikir, sampai putus asa tak mencari ide, atau bisa-bisa bunuh diri. Lihatlah orang-orang yang menyatakan dirinya galau, mereka lesu, tak semangat, tak jelas apa yang dikerjakan. Sebegitu tak produktif dan hanya membuang waktu.
Sekarang cobalah memaknai galau dalam bingkai positif thinking, God Always Listening Always Understanding. Saya yakin sahabat akan bersemangat menjalani hidup ini, sahabat akan menjadi manusia luar biasa yang tak pernah putus asa walaupun dalam keadaan susah, walaupun dalam keadaan terjepit. Entah karena ekonomi sulit atau permasalahan lainnya. Dan yang terpenting sahabat akan menjadi lebih dekat dengan Allah karena sahabat berprasangka baik terhadap-Nya.
Seperti sebuah kisah seorang tukang ojek yang mampu menyekolahkan anaknya sampai menjadi Sarjana. Ia membeberkan rahasianya, kenapa ia bisa seperti itu. Jawabannya, “Biasa aja mas, saya hanya ngojek tiap hari dan berapa pun penghasilannya saya selalu bersyukur karena masih dapat uang. Malam hari saya berdoa agar besok diberi rezeki, seperti itu setiap hari. Dan ketika saya memang sedang butuh uang, pasti tarikan banyak mas, tapi ketika kebutuhan biasa saja, ya tarikan ga rame juga, emang Allah maha tau.”
Semua telah ada yang mengatur, tak perlu lagi kesedihan menghiasi kegagalan kita, tak perlu lagi kebimbangan mewarnai langkah kita. Yang perlu kita lakukan adalah berusaha dan berdoa, gantikan galau negatif dengan galau positif. Jikalau dalam film 3 Idiot kata-kata “All Is Well” menjadi penenang seseorang dalam posisi sulitnya maka perasaan Galau Positif akan jadi penenang kita. Keep Positif thinking cause God Always Listening Always Understanding.
(read more ...)
Allah Maha Tau
BISMILLAAH....
Ketika merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia sia…
... Allah Subhanahu Wa Ta'ala tahu betapa keras engkau telah berusaha...
Ketika menangis sekian lama dan hatimu telah merasa pedih...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menghitung air matamu.
Ketika brpikir hidupmu menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala sedang menunggu bersamamu.
Ketika merasa sendirian dan teman temanmu terlalu sibuk untuk menelpon....
Allah Subhanahu Wa Ta'ala selalu berada disampingmu.
Ketika berpikir telah mencoba segalanya dan tidak tahu lagi hendak berbuat apa lagi....
Allah Subhanahu Wa Ta'ala sudah tahu jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal merasa tertekan...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala dapat menenangkanmu.
Jika tiba tiba kau dapat melihat jejak jejak harapan...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau ingin mengucap syukur...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memberkatimu.
Ketika sesuatu telah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah tersenyum kepadamu.
Ketika kau mempunyai tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi....
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah membuka matamu dan memnaggilmu dengan namamu.
Ingat...!!!
Dimanapun dan kemanapun kau menghadap....
ALLAH MAHA TAHU...
sumber : facebook. sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Tidak MUDAH...Tapi akan terasa INDAH
Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah memindahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita
Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk
Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...
Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta-Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat
Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain
Bukan membahagiakan diri sendiri
Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina
Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...
Dan ikhlash hanya mengharap ridlo Ilahi
Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita
Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh
Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya
Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan
Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah meminjamkan kepada kita beberapa saat
Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera
Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur
Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hambanya...
Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul-Nya..
Sumber : facebook . sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Biarkan ia indah pada waktu yg ditentukan-NYA
Saat aku merasa tak mampu lagi memberi perhatian kepadamu,Namun Aku yakiin Allah mampu Untuk selalu memberi Perhatian kepadamu.
Saat aku Merasa tak Mampu lagi Membuat mu Bertahan,aku Pun Masih yakin Allah tak akan pernah INgkar..bahwa hanya Ia sumber segala Kekuatan.
Saat Aku tak mampu Lagi Menjadi tempatmu berkeluh Kesah,,Aku Tetap Yakin,Tempat Mengadu Yang sebenarnya hanyalah IA...
Saat aku tak Mau Lagi Menerima telphonmu,, Aku yakin Allah akan selalu Menjawab kala engkau datang memenuhi Panggilan-Nya
Tak Usah kau ragukan Tentang Diri Ini,Karena Allah Always Be There.. Bersamamu,bersama ku ,Bersama KIta...
Tak Usah Pula Kau ragui,Bagaimana kepercayaan terbangun tanpa KOmunikasi ??' Itu katamu,, Tapi Tidak kataku..
Cukup Doa sebagai komunikasi Diantara Kita.Janganlah Melampaui Batas dari apa Yang Allah tetapkan..Selagi KIta tidak Diikat DEngan Ikatan Yang_Selama Itu Pula kita tak Berhak Untuk MeMubazirkan Perasaan Itu.
Aku tak mampu menjaga cinta INi.. karena Allah SEbaik-baik nya Penjaga..Ku SErahkan Pada-Nya dan Biarkan ia indah Pada Waktu yang Ditetukan-Nya
sumber:facebook sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Cinta Illahi
Bismillahirrahmaanirrahiim ....
Ketika cinta datang dalam hatimu engkau dapat tersenyum meski hatimu terluka,Bahkan engkau menangis meski hatimu bahagia, Engkau menjadi terlena dalam merdunya nyanyian cinta, Karena engkau yakin cinta ada dalam hatimu.
Ketika pena cinta melukis dalam hatimu,Ia mampu memainkan warna diatas kanvas bahagia dan sedih, Melukisnya dengan sakit hati, cemburu,iri dan rindu,Namun hat...imu tetap mengharapkannya,Itulah warna-warni indahnya lukisan cinta.
Ketika cinta telah datang dalam hatimu, Ia mampu memerahkan hati dan membutakan matamu, Menutup mata hatimu, membawamu melayang sesaat di dunia, Dan engkau tidak beranjak dipeluk merdunya angin bahagia semu, Melukis di kanvas kemewahan duniawi, mengejar kesuksesan hampa, Menguasai sisi gelap mata hatimu dengan kemegahannya, Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsu materi.
Dari mana sesungguhnya datangnya cinta ?
Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia, Ditulis-Nya ketika mencipta makhluk-makhluk-NYA di atas Arsy, Membawa ketulusan hati mengalahkan amarah, Meredam benci, mengubur iri dan dengki, Menuju kepatuhan dan pengabdian kepada Allah dan RasulNYA.
Saat pena cinta Illahi telah melukis hatimu, Satu jam mengagungkan asma-Nya, serasa satu menit saja, Setiap hentakan nafasmu adalah memuliakan nama-Nya, Cahaya cintaNya menjadi lentera bagi mata hatimu, Membawa ketundukan dan pengabdian tulus kepadaNYA, Menelusuri dan meneladani jalan para Rasul-NYA.
Namun saat api cinta Illahi dipadamkan oleh dorongan ego dan nafsumu, Alirannya memekatkan darahmu, membutakan mata hatimu dari kebenaran, Membawamu pada jalan kesesatan dan kerendahan.
Belajarlah cinta Illahi yang telah diajarkan Allah,Melalui alam semesta dengan kepatuhannya,Melalui thawafnya gugusan bintang, bulan dan matahari pada orbitnya, Yang tak pernah sedetikpun mau bergeser dari poros ketundukannya, Membawa keharmonisan yang berujung pada keabadian.
Belajarlah cinta Illahi yang telah diajarkan Allah, Karena disaat engkau merasakan agungnya cinta Illahi dalam dirimu, Engkau dapat mengubur perasaan iri,dengki dan amarah dalam dirimu, Menggantinya dengan perasaan empati bagi sesamamu,Mengalirkannya melalui kebaikan demi kebaikan bagi sesamamu.
Cintamu dapat merangkulmu dalam ketulusan ibadah kepadaNYA, Menjadi media amaliyah dalam ketundukan tulus pengabdian kepadaNYA,Menjadi penuntun kepatuhan pada ajaran para Rasul-Nya,Mewarnai kedamaian,kebahagiaan dan kekayaan jiwamu.
Belajarlah cinta yang telah diajarkan Allah, Karena Allah adalah kekasihmu yang abadi, DenganNya engkau akan merasakan kedamaian hati, Dengan cintaNYA engkau akan merasakan kebahagiaan sejati.
Belajarlah mencintai Allah setulusnya, maka Allahpun akan mencintaimu, Belajarlah hanya mengarahkan hatimu kepadaNya, maka Allahpun akan membimbingmu, Karena Allah adalah sumber cinta yang agung dan abadi, Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki
sumber:facebook. sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
10 kerusakan dalam perayaan tahun baru
Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Simak dalam bahasan singkat berikut.
Sejarah Tahun Baru Masehi
Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.[1]
Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa perayaan tahun baru dimulai dari orang-orang kafir dan sama sekali bukan dari Islam. Perayaan tahun baru terjadi pada pergantian tahun kalender Gregorian yang sejak dulu telah dirayakan oleh orang-orang kafir.
Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa kerusakan yang terjadi seputar perayaan tahun baru masehi.
Kerusakan Pertama: Merayakan Tahun Baru Berarti Merayakan 'Ied (Perayaan) yang Haram
Perlu diketahui bahwa perayaan ('ied) kaum muslimin hanya ada dua yaitu 'Idul Fithri dan 'Idul Adha. Anas bin Malik mengatakan, “Orang-orang Jahiliyah dahulu memiliki dua hari (hari Nairuz dan Mihrojan) di setiap tahun yang mereka senang-senang ketika itu. Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mengatakan, “Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu hari Idul Fithri dan Idul Adha”.”[2]
Syaikh Sholeh Al Fauzan hafizhohullah menjelaskan bahwa perayaan tahun baru itu termasuk merayakan ‘ied (hari raya) yang tidak disyariatkan karena hari raya kaum muslimin hanya ada dua yaitu Idul Fithri dan Idul Adha. Menentukan suatu hari menjadi perayaan (‘ied) adalah bagian dari syari’at (sehingga butuh dalil).[3]
Kerusakan Kedua: Merayakan Tahun Baru Berarti Tasyabbuh (Meniru-niru) Orang Kafir
Merayakan tahun baru termasuk meniru-niru orang kafir. Dan sejak dulu Nabi kita shallallahu 'alaihi wa sallam sudah mewanti-wanti bahwa umat ini memang akan mengikuti jejak orang Persia, Romawi, Yahudi dan Nashrani. Kaum muslimin mengikuti mereka baik dalam berpakaian atau pun berhari raya.
Dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang penuh lika-liku, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, Apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”[4]
Lihatlah apa yang dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apa yang beliau katakan benar-benar nyata saat ini. Berbagai model pakaian orang barat diikuti oleh kaum muslimin, sampai pun yang setengah telanjang. Begitu pula berbagai perayaan pun diikuti, termasuk pula perayaan tahun baru ini.
Ingatlah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabbuh). Beliau bersabda, ”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[5][6]
Kerusakan Ketiga: Merekayasa Amalan yang Tanpa Tuntunan di Malam Tahun Baru
Kita sudah ketahui bahwa perayaan tahun baru ini berasal dari orang kafir dan merupakan tradisi mereka. Namun sayangnya di antara orang-orang jahil ada yang mensyari'atkan amalan-amalan tertentu pada malam pergantian tahun.
“Daripada waktu kaum muslimin sia-sia, mending malam tahun baru kita isi dengan dzikir berjama'ah di masjid. Itu tentu lebih manfaat daripada menunggu pergantian tahun tanpa ada manfaatnya”, demikian ungkapan sebagian orang. Ini sungguh aneh. Pensyariatan semacam ini berarti melakukan suatu amalan yang tanpa tuntunan. Perayaan tahun baru sendiri adalah bukan perayaan atau ritual kaum muslimin, lantas kenapa harus disyari'atkan amalan tertentu ketika itu? Apalagi menunggu pergantian tahun pun akan mengakibatkan meninggalkan berbagai kewajiban sebagaimana nanti akan kami utarakan.
Jika ada yang mengatakan, “Daripada menunggu tahun baru diisi dengan hal yang tidak bermanfaat (bermain petasan dan lainnya), mending diisi dengan dzikir. Yang penting kan niat kita baik.” Maka cukup kami sanggah niat baik semacam ini dengan perkataan Ibnu Mas’ud ketika dia melihat orang-orang yang berdzikir, namun tidak sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Orang yang melakukan dzikir yang tidak ada tuntunannya ini mengatakan pada Ibnu Mas’ud, ”Demi Allah, wahai Abu ‘Abdurrahman (Ibnu Mas’ud), kami tidaklah menginginkan selain kebaikan.” Ibnu Mas’ud lantas berkata, “Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun mereka tidak mendapatkannya.”[7]
Jadi dalam melakukan suatu amalan, niat baik semata tidaklah cukup. Kita harus juga mengikuti contoh dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, baru amalan tersebut bisa diterima di sisi Allah.
Kerusakan Keempat: Mengucapkan Selamat Tahun Baru yang Jelas Bukan Ajaran Islam
Komisi Fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah ditanya, “Apakah boleh mengucapkan selamat tahun baru Masehi pada non muslim, atau selamat tahun baru Hijriyah atau selamat Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? ” Al Lajnah Ad Daimah menjawab, “Tidak boleh mengucapkan selamat pada perayaan semacam itu karena perayaan tersebut adalah perayaan yang tidak masyru’ (tidak disyari’atkan dalam Islam).”[8]
Kerusakan Kelima: Meninggalkan Shalat Lima Waktu
Betapa banyak kita saksikan, karena begadang semalam suntuk untuk menunggu detik-detik pergantian tahun, bahkan begadang seperti ini diteruskan lagi hingga jam 1, jam 2 malam atau bahkan hingga pagi hari, kebanyakan orang yang begadang seperti ini luput dari shalat Shubuh yang kita sudah sepakat tentang wajibnya. Di antara mereka ada yang tidak mengerjakan shalat Shubuh sama sekali karena sudah kelelahan di pagi hari. Akhirnya, mereka tidur hingga pertengahan siang dan berlalulah kewajiban tadi tanpa ditunaikan sama sekali. Na’udzu billahi min dzalik. Ketahuilah bahwa meninggalkan satu saja dari shalat lima waktu bukanlah perkara sepele. Bahkan meningalkannya para ulama sepakat bahwa itu termasuk dosa besar.[9] Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga mengancam dengan kekafiran bagi orang yang sengaja meninggalkan shalat lima waktu. Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata, ”Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.”[10]Oleh karenanya, seorang muslim tidak sepantasnya merayakan tahun baru sehingga membuat dirinya terjerumus dalam dosa besar.
Kerusakan Keenam: Begadang Tanpa Ada Hajat
Begadang tanpa ada kepentingan yang syar'i dibenci oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Termasuk di sini adalah menunggu detik-detik pergantian tahun yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”[11]
Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat 'Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama'ah. 'Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!”[12] Apalagi dengan begadang ini sampai melalaikan dari sesuatu yang lebih wajib (yaitu shalat Shubuh)?!
Kerusakan Ketujuh: Terjerumus dalam Zina
Jika kita lihat pada tingkah laku muda-mudi saat ini, perayaan tahun baru pada mereka tidaklah lepas dari ikhtilath (campur baur antara pria dan wanita) dan berkholwat (berdua-duan), bahkan mungkin lebih parah dari itu yaitu sampai terjerumus dalam zina dengan kemaluan. Inilah yang sering terjadi di malam tersebut dengan menerjang berbagai larangan Allah dalam bergaul dengan lawan jenis. Inilah yang terjadi di malam pergantian tahun dan ini riil terjadi di kalangan muda-mudi.
Kerusakan Kedelapan: Mengganggu Kaum Muslimin
Merayakan tahun baru banyak diramaikan dengan suara mercon, petasan, terompet atau suara bising lainnya. Ketahuilah ini semua adalah suatu kemungkaran karena mengganggu muslim lainnya, bahkan sangat mengganggu orang-orang yang butuh istirahat seperti orang yang lagi sakit. Padahal mengganggu muslim lainnya adalah terlarang sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.”[13]
Ibnu Baththol mengatakan, “Yang dimaksud dengan hadits ini adalah dorongan agar seorang muslim tidak menyakiti kaum muslimin lainnya dengan lisan, tangan dan seluruh bentuk menyakiti lainnya. Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Orang yang baik adalah orang yang tidak menyakiti walaupun itu hanya menyakiti seekor semut”.”[14] Perhatikanlah perkataan yang sangat bagus dari Al Hasan Al Basri. Seekor semut yang kecil saja dilarang disakiti, lantas bagaimana dengan manusia yang punya akal dan perasaan disakiti dengan suara bising atau mungkin lebih dari itu?!
Kerusakan Kesembilan: Melakukan Pemborosan yang Meniru Perbuatan Setan
Perayaan malam tahun baru adalah pemborosan besar-besaran hanya dalam waktu satu malam. Jika kita perkirakan setiap orang menghabiskan uang pada malam tahun baru sebesar Rp.1000 untuk membeli mercon dan segala hal yang memeriahkan perayaan tersebut, lalu yang merayakan tahun baru sekitar 10 juta penduduk Indonesia, maka hitunglah berapa jumlah uang yang dihambur-hamburkan dalam waktu semalam? Itu baru perkiraan setiap orang menghabiskan Rp. 1000, bagaimana jika lebih dari itu?! Padahal Allah Ta’ala telah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’: 26-27).
Kerusakan Kesepuluh: Menyia-nyiakan Waktu yang Begitu Berharga
Merayakan tahun baru termasuk membuang-buang waktu. Padahal waktu sangatlah kita butuhkan untuk hal yang manfaat dan bukan untuk hal yang sia-sia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi nasehat mengenai tanda kebaikan Islam seseorang, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.”[15] Semoga kita merenungkan perkataan Ibnul Qoyyim, “(Ketahuilah bahwa) menyia-nyiakan waktu lebih jelek dari kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu (membuatmu lalai) dari Allah dan negeri akhirat. Sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya.”[16]
Seharusnya seseorang bersyukur kepada Allah dengan nikmat waktu yang telah Dia berikan. Mensyukuri nikmat waktu bukanlah dengan merayakan tahun baru. Namun mensyukuri nikmat waktu adalah dengan melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah, bukan dengan menerjang larangan Allah. Itulah hakekat syukur yang sebenarnya. Orang-orang yang menyia-nyiakan nikmat waktu seperti inilah yang Allah cela. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?” (QS. Fathir: 37). Qotadah mengatakan, “Beramallah karena umur yang panjang itu akan sebagai dalil yang bisa menjatuhkanmu. Marilah kita berlindung kepada Allah dari menyia-nyiakan umur yang panjang untuk hal yang sia-sia.”[17]Wallahu walliyut taufiq.
http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/2844-10-kerusakan-dalam-perayaan-tahun-baru-.html
(read more ...)
Kekuatan Motivasi
Kekuatan motivasi melahirkan daya gerak yang sangat luar biasa. Meskipun halangan dan rintangan menghadang tak menjadi soal baginya. Ia akan tetap bergerak, meskipun hujan turun lebat. Hawa dingin, terasa menyejukkan. Panasnya sengatan matahari, terasa menghangatkan. Perihnya luka, terasa nikmat.
Kita merasakan bagaiamana kekuatan motivasi itu melahirkan daya gerak dan daya dorong yang sangat luar biasa. Sebagai contoh, betapa semangatnya mencari pertemanan dengan iming-iming mendapatkan sesuatu yang serba gratis. Betapa gigihnya perjuangan kita untuk mendapatkan sesuatu. Gunung kan didaki, lautan kan disebrangi. Untuk satu tujuan, satu keinginan dengan berjuta harapan.
Terhadap motivasi materi kita begitu semangat, namun tanpa kita sadari, kita begitu menyepelekan motivasi-motivasi yang datangnya dari Allah. Seharusnya perjuangan kita lebih gigih, Kita harus semangat, tidakkah kita tergerak dengan apa yang ditawarkan oleh Allah. Tentu ada satu hal yang menjadi syarat agar kita tergerak. Apa itu?
Kekuatan Iman.
Keyakinan kita akan iman, akan melahirkan keajaiban yang sangat luar biasa. Dari Abdurrahman bin Abi Laila dari Shuhaib, ia berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukin, semua urusan baik baginya dan kebaikan ini tidak dimiliki oleh selain seorang mukmin. Apabila mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya.” (HR. Imam Muslim)
Ini adalah modal. Kita harus mempercayai sesuatu yang kadang di luar nalar kita. Mengapa kita harus berzakat, mengapa juga kita berinfaq? Berkurang dong harta kita. Secara matematis memang demikian. Tapi dari segi keimanan akan menjadi hal yang lain. Justeru harta kita bertambah.
oleh : Wagimin bin Wangsa Reja
sumber:http://pembinaanpribadi.blogspot.com/2011/11/kekuatan-motivasi.html
(read more ...)
Dikala cinta menyapa
Dikala cinta menyapa,
Dunia begitu indah berwarna,
Bunga-bunga di hati bersemi,
Harum mewangi bagaikan kasturi.
Walau cinta tak berwujud,
Namun ia menguasai hidup,
Tatkala hati tersentuh cinta.
Walaupun cinta itu tidak berwarna nyata,
Tapi ia membekas biru diQalbu,
Wahai Maha Sang Pencipta cinta,
Indahnya cinta adalah kurniaan-Mu.
Ajari kami hamba-hamba-Mu rasa bersyukur atas segala kurnia-Mu..
Ajari kami bahasa cinta-Mu yang ikhlas..
Ajari kami memaknai cinta-Mu yang damai dan penuh kasih agar bersemi di sepanjang musim tanpa pupus..
Ya Allah, teguhkanlah hati kami untuk mencintai-Mu dan mencintai Rasul-Mu di atas segala cinta..
Ya Allah, kurniakanlah kepada kami cinta yang hanya mengharapkan redha-Mu,
Cinta yang hadir dihati tanpa sebab, tanpa syarat, tak terbatas oleh ruang, waktu dan jarak yang membentang,,
Andai benar cinta itu kerana Allah, biarkanlah Allah yang mengatur segalanya hingga keindahan itu datang pada waktunya
Jika kita mencintai seseorang, belajarlah untuk mencintai Sang Pemberi Cinta,
Hati ini begitu mudah terbolak balik, maka serahkanlah rasa yang belum halal itu pada-Nya, berserahlah kerana Allah sebaik-baik penjaga......
sumber:sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Duhai Engkau Pemilik Tulang Rusuk Wanita
Kepada pria -pria akhir zaman..
Jangan kau harapkan sebuah kesempurnaan..
kepada wanita yang kau jadikan pasangan..
Karena wanita juga punya keterbatasan..
Ingatlah....
Wanita yang akan kau nikahi tak setangguh Khadijah...
Yang mengorbankan apapun untuk kekasih Allah..
Ia tak seperti Aisyah,yang luar biasa kecerdasannya..
Ia juga tak sesholehah Fatimah Az-Zahra..
Karena ia hanya wanita akhir zaman..
Yang tentu memiliki banyak kesalahan dan kelemahan..
Ia hanya ingin mendampingimu dengan kesederhanaan yang dimilikinya..
menjadi satu satunya hawa dalam duniamu...menemanimu dalam sisa hidupnya.
Bersama mengarungi sisa sisa episode kehidupan dari-Nya....
Kepada pria pria akhir zaman....
Sayangilah pendampingmu...
Seperti engkau menyayangi dirimu sendiri.
Jika engkau menyakitinya...
Ingatlah bahwa engkau telah menyakiti dirimu....
Kerana wanita adalah mahkluk indah yg diciptakan dari rusukmu..bagian dari dirimu.....
Kepada wanita wanita akhir zaman...
Ingatlah...
Pria yang akan kau nikahi tak akan sesempurna Muhammad..
Tak akan sekaya sulaiman dgn harta harta duniawi yang dititipkan Nya..
Ia juga tak setampan Yusuf, karena ia hanya pria pria akhir zaman.
Yang akan menjadi imam diduniamu dan akhiratmu...
Yang akan mendampingimu disurgaNya
dan menjadi ayah dari para mujahid n mujahidah dari rahimmu...
Kepada wanita wanita akhir zaman...
Sayangilah pendampingmu ...
lebih dari engkau menyayangi dirimu sendiri..
Kerana merekalah yang akan membopongmu ke surgaNya...
Berbaktilah pada mereka....
kerana surgamu terletak pada keridhannya....
sumber:facebook. ijinkan hamba menggelar sajadah bersamanya
(read more ...)
Buatmu Ukhty
Jadilah seperti MAWAR BERDURI,
Mahkotanya indah di pandang,
Namun sukar untuk DI PEGANG,
Mulianya karena KETAQWAAN,
Cantiknya karena KEPRIBADIAN,
Sukar disentuh oleh tangan
Yang tidak berhati-hati
Duri yang tumbuh di jiwa yang suci
Kecantikan yang dipandang mata
Di bentengi kuat oleh duri
Yang tumbuh disekitarnya
Dia memang menjadi dambaan sang kumbang
Tetapi bukan semua Kumbang yang mampu Memetiknya ..
dari dahan hinggapannya,Hanya yang telah diTentukan oleh..
Sang Pencipta Saja yang akan dapat Memilikinya..
Bersabarlah engkau Ukhty untuk Menanti,,
Dalam Sebuah Ikatan Suci ,Bersama Membangun Mahligai Suci
Dengan Segala Niat Di Hati ,Ridho Kasih ILAHI..
Yang Menjadi Tujuan Pasti ,Dari Sepasang Hati
Dalam Sebuah Ikatan Suci
Ya.. Rabbi...
Kutitipkan cintaku ,Pada-MU untuknya
Resapkan rinduku ,Pada rindunya
Mekarkan cintaku ,Bersama cintanya
Satukan hidupku dan hidupnya ,Dalam cinta-MU
Sebab sungguh aku ,Mencintainya karena-MU...
I LOVE U KARENA ALLAH
sumber:facebook,sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Biarkan kukehilangan Cinta Yang Tak Halal Bagiku
Biarkan ku kehilangan cinta yang tak halal bagiku.
" Ukhti,kenapa menangis ?"Nina sahabat sekamarku membelai jilbabku penuh tanya.
" Dia memutuskan hubungan ta'aruf nya dengan ku,karna merasa aku bukan yag terbaik buat dia." Aku masih menangis tersedu.
" Ikhlaskan saja ukhti,insyaallah nanti akan datang ikhwan yang juga lebih baik dari dia" Nina mencoba memotivasiku.
" Sulit ukhti,aku sudah berharap besar padanya."
"Aku tahu itu sulit,tapi bukan berarti ga bisa kan. Cinta mu sudah berselimut nafsu,makanya sulit untukmu melepasnya. Bila cintamu hanya bersandar padaNya,orang yang belum halal bagimu tak akan membuatmu bersedih belama-lama apalagi sampai putus asa. Apa ukhti tak yakin dengan janji AllOh?? Dia bukan jodohmu,jangan sia-siakan air matamu demi cinta yang belum halal"
Sahabatku Nina mencoba mengingatkan ku dan membuatku tersadar hanya cinta-Nya yang harus ku harapkan.
Sahabat,Ingatlah cinta kepada makhluk hanya sebuah aplikasi cinta kepadaNya,kepada Allah tentunya.Jangan sampai kita tergolong orang-orang yang "Mabuk Cinta" terhadap dunia dan isinya.
Ketika cinta yang di wakili oleh syetan maka nafsulah yang akan berbicara. Syetan lah yang akan membuat kita berbuat maksiat atas nama cinta..Naudzubillah..
"Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih" ( An Nahl 63 )
Sungguh syetanlah yang membuat kemaksiatan indah di mata kita,dan kita dengan pasrahnya rela di butakan syetan cinta dalam ketidak halalan. Cinta seperti inilah yang membuatmu menangis berkepanjangan karna cinta yang tidak halal.
Singkirkanlah syetan cinta itu dalam hatimu ketika cinta yang belum halal bagimu meninggalkanmu,gantikanlah cintamu pada cinta Nya,cinta pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala,maka engkau akan di mudahkan untuk mendapakan kekasih sejatimu. Karna Allah lebih mengetahui yang lebih baik bagimu.
Apabila kita mencintai sesuatu tentu kita akan selalu mengingatnya,menyebut namanya,itu pun yang akan kita lakukan ketika cinta yang tak kekal itu meninggalkanmu,gantikan dengan menyebut dan mengingat pada Sang Maha Pecinta Yang Kekal.
Ladang cinta yang di sirami oleh cinta Nya tentu akan terus subur dan tumbuh terus mejulang sehingga jannahNya.. Subhanallah..
Sahabat,memang melupakan kekasih yang telah kita taruh harapan besar padanya,tapi sungguh selalu mengingatnya pun hanya akan menjauhkan kita pada mengingatNya. Hanya dengan dekat dengaNya,dengan Sang Pecinta Sejati,cinta palsu yang didukung syetan itu akan hilang. Yakinlah,Allah akan terus dekat denganmu dan tak akan membiarkanmu hidup tanpaNya.
Janganlah kau kejar cinta duniamu,tapi kejarlah cinta akhiratmu. Maka cinta dunia akan mengikutimu saat engkau mengejar akhirat.
Biarkan ku kehilangan cinta yang tak halal bagiku,tapiku kan mendapatkan yang jauh lebih indah. Cinta pada Sang Maha Pecinta.
Wallahu'alam bi Showwab.
sumber:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Ukhti Kamu Cantik Sekali
Ukhti Kamu Cantik Sekali tapi jaga Akhlakmu
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali..Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti,... saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan.Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
Ukhti, kamu cantik sekali..Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.
Tidakkah engkau lengah bila banyak mata lelaki yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.
Ukhti,kamu cantik sekali..Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tak ada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.
Kecantikan itu harta berharga bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya jika kecantikan telah diumbar, dipajang dengan ringan tanpa sungkan. Dimana kehormatan sebagai hamba Tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?
Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.
Maka tampillah cantik di hadapan Penciptamu karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu.
Tampillah cantik di hadapan suamimu, karena itu adalah bagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhoan Ilahi.
Ingat Wahai Ukhti..Tampillah cantik,cantik Iman,cantik Batin,cantik Hati,karena itu lebih abadi..
sumber:facebook,sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Penawar Sakit Hati
Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya.Baik dalam keluarga, berteman, maupun bermasyarakat.
Sebagaimana sifat sedih dan gembira, rasa yang satu ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia.Apalagi, mengingat manusia adalah mahluk sosial, yang dalam setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam.Dari masalah sepele hingga masalah besar, dapat menjadi pemicunya.
Misalnya berawal dari perbedaan pendapat, adanya konflik atau ketidakcocokan, hingga iri dan dengki.Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama bercokol dalam hati, maka tidak sehatlah hati itu.
Pemiliknya pun akan stress dan jauh dari keceriaan.Lebih jauh lagi, hal itu bisa menjauhkan manusia dari RabbNya.
Na'udzubillaahi mindzaalik.
Bagaimana memenej rasa sakit hati, agar tidak membuahkan dosa dan azabNya bagi kita sendiri?..Allah dan RasulNya telah mengajarkan kiat-kiat tersendiri yang dapat menjadi penawar, bila diamalkan.
Apa sajakah itu?
1. Muhasabah (Koreksi Diri).Sebelum kita menyalahkan orang lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri.Bisa jadi kita merasa tersakiti oleh saudara kita, padahal ia tak bermaksud menyakiti.Cobalah bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita sampai bersikap demikian.Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat kesalahan.
2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri, Dengki, dan Ambisi.Iri, dengki, dan ambisi adalah beberapa celah yang menjadi pintu bagi syetan untuk memasuki hati manusia.Ambisi yang berlebihan, dapat membuat seseorang buta dan tuli.Bila tidak dilandasi iman, seorang yang ambisius cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan ambisinya.Demikian sifat iri dan dengki. Sifat ini berasal dari kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat materi, kehormatan, dan pujian. Manusia tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini.
Manusia juga tak akan pernah bisa bersyukur, karena selalu merasa kurang.Ia selalu memandang ke atas, dan seolah tidak rela melihat orang lain memiliki kelebihan atas dirinya.Maka hapuslah terlebih dahulu sikap cinta dunia, sehingga dengki pun sirna.
Rasulullah bersabda,"Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang.Yaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian memenangkannya atas kerakusannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).
3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati.Bila marah telah timbul dalam hati manusia, maka kadang manusia bertindak tanpa pertimbangan akal.Jika akal sudah melemah, tinggallah hawa nafsu.Dan syetan pun semakin leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkan diri manusia.
Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin menyebutkan bahwa Iblis pernah berkata,"Jika manusia keras hati,maka kami bisa membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola."
4. Menumbuhkan Sifat Pemaaf.
"Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh."..Demikian firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al-A'raf : 199...Allah sang Khaliq saja Maha Pemaaf terhadap hambaNya.Tak peduli sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika ia bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya.Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepantasnya berlaku sombong, dengan tidak mau memaafkan kesalahan orang lain, sebelum ia meminta maaf..Insya Allah,dengan begitu,hati akan lebih terasa lapang.
Rasulullah bersabda, "Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, niscaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik." (HR.Hakim dan At-Tirmidzi).
5. Husnudhdhan (Berprasangka Baik).Allah berfirman,"Hai orang-orang beriman,jauhilah kebanyakan dari prasangka.Sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.
Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya." (QS. Al-Hujurat : 12).Adakalanya seorang muslim berburuk sangka terhadap seorang muslim lainnya sehingga ia melecehkan saudaranya.Ia mengatakan yang macam-macam tentang saudaranya, dan menilai dirinya lebih baik.Tentu, itu adalah hal yang tidak dibenarkan.Akan tetapi, hendaknya setiap muslim harus mawas diri terhadap titik-titik rawan yang sering memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.
6. Menumbuhkan Sikap Ikhlas.Ikhlas adalah kata yang ringan untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukan.Orang yang ikhlas dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah.Ia tidak memiliki pamrih yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan kenikmatan, maka ia bersyukur. Bila Allah mengujinya dengan kesusahannya pun, ia bersabar.Ia selalu percaya bahwa Allah akan senantiasa memberikan yang terbaik bagi hambaNya.Orang yang ikhlas akan lebih mudah memenej kalbunya untuk selalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah.Hanya kepadaNyalah ia mengantungkan harapan.
Bila anda sedang dilanda sakit hati, cobalah amalkan kiat di atas.Insya Allah, beban hati akan berkurang, Dada pun terasa lapang.Insya Allah.
www:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Tersenyumlah Wahai Diri
Kesedihan tak akan Abadi...
Maka tersenyumlah Wahai diri,Roda kehidupan selalunya berputar ada kalanya bahagia terasa,Sedih Merintih juga air mata.Tapi tahukan engkau,ada Dia yang Selalu menatapmu Lembut yang paling tahu apa Yang terbaik Untukmu.Dia Memberi apa Yang kamu butuhkan Bukan apa Yang kamu inginkan.
Maka Tersenyumlah wahai Diri,semua Yang terjadi Juga karena Kehendak-Nya,semua berjalan... atas Rencana-Nya.Ilmu-Nya meliputi segalanya dan kau tak MUngkin menjangkaunya... jadi Untuk apa resah untuk Sesuatu yang Belum pasti kejadiannya.Bukankah janji-janji-Nya itu pasti.
Allah Maha Mengetahui.
Ada Dia Yang selalu Maha Memberi,dan Dia Memberikan kepadamu segala apa yang kau Mohonkan pada-Nya.Dan Jika kau mampu menghitung Nikmat-Nya..maka tak ada alasan bagimu untuk mengeluh atas apa yang saat ini Allah Berikan...
Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik...
Hidup Selalu berjalan meski terkadang hati tak Menginginkan,yang Dicinta akan pergi,yang Didamba akan Hilang ..Maka dekatkanlah Dirimu dengan-Nya karena Dia yang Maha Kekal.
Seorang hamba akan rapuh tanpa Tuannya,,begitu kita sebagai seorang hamba..Maka hanya pada-Nya lah Kita pantas untuk menggantungkan segala Asa Dan harapan..Karena Allah Maha Kuasa.. kau tak akan pernah kecewa.
Ini ujian dari-Nya,dan Dia tak kan menguji Hamba-Nya melebihi batas Kemampuan seorang Hamba itu.Tapi bukankah manusia memang diuji,untuk mengetahui mana yang paling Bertaqwa kepada-Nya,maka tetaplah istiqomah dijalan-Nya
Masih banyak saudara-saudara Kita diluar sana yang Sedang Diuji dengan kesakitan dan kegelisahan,Selalu ada hikmah Dibalik Musibah,Selalu ada kemudahan setelah kesulitan,,, Semua akan Indah pada saatnya,,,maka bersabarlah.
" Tersenyumlah Wahai Diri...semua yang terjadi akan berakhir dan kembali kepada-Nya"
sumber : www.facebook sebelum engkau halal bagiku...
(read more ...)
Renungan tuk Muslimah
Ketika kau mau buka tirai di sanubarimu dan kau akan tahu,pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,rumah dan pelabuhan hatimu..adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa.Sehingga...Saat seseorang itu pun hilang begitu saja... bayangannya Masih ada...setangkup harapan agar dia kembali...Walaupun ada kata2 dan sikapnya yang menyakitkan hati...Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...
Masih ada beribu penantian walau tak pasti...Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yg dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.
Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???
Masih ada sejuta asa,sejuta makna dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya di lubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya...Disaat yang tepat...Dengan seseorang yang tepat...Dan pilihan yang tepat...Hanya dari Allah SWT di saat dihalalkannya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah..Aaamiin ya Rabbal'alamin..
sumber : facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Mengenal seseorang
Mengenali seseorang itu kadangkala membuat kita ketawa,mengenali seseorg juga kadangkala membuatkan kita mengalirkan air mata,sesungguhnya mengenali seseorang itu mampu memberi kita sejuta rasa,marah,sedih,merana,gembira,sayang & rindu,Namun,mengenali seseorang itu sebenarnya anugerah,Biarpun hadirnya hanya seketika & meninggalkan Luka,bersyukurlah dgn kehadirannya krna dengannya kita belajar arti... kasih sayang.
Mencintai Seseorang itu adalah hak kita,namun memiliki seseorang yang kita cintai tanpa ikatan resmi itu bukan hak kita.Jangan pernah takut melepaskan sesuatu yang belum berhak kita miliki,dia pasti akan kembali,jika Allah mnjadikan ia untuk kau miliki, atau Allah akan mngganti,dengan yang jauh lebih baik dari yang sekarang kita cintai.Jangan pernah takut kehilangan sesuatu yang BUKAN menjadi hak kita. Jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu
sumber:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Pilihan dan Kesempatan
Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik,maka itu BUKAN PILIHAN,tapi itu adalah KESEMPATAN.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut dengan segala kekurangannya,maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.
Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi,bahkan di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai,lebih kaya daripada pasangan kita,dan tetap memilih untuk mencintainya, maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.
Perasaan cinta,simpatik,dan tertarik datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup,tetapi cinta yang dewasa,mencintai dengan komitmen di hadapan Allah dan manusia adalah PILIHAN.
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan kita dengan pasangan jiwa,tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah Swt
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai,tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang belum sempurna agar keberadaan kita mampu menyempurnakan ketidaksempurnaanya.
Mari kita BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang belum sempurna dengan cara yang sempurna,karena tulang rusuk kita adalah pasangan kita,belahan jiwa kita agar kita pun menjadi insan yg sempurna di hadapan Allah.
Takdir yang mempertemukan dgn pasangan kita dan rancangan yang indahpun telah disiapkan oleh-Nya.
sumber:facebook.sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Duhai Adam, Ku Hanya ingin Cinta yang Halal
*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
Padamu Adam….
Dengarlah permohonan maafku..
Maaf atas segala salah yang telah ku lakukan padamu.
Kau bertanya, salahku apa? Ketahuilah,ku mempunya begitu bnyak salah padamu..
Maaf,untuk apa katamu?
Maka dengarlah Adam.
Aku meminta maaf akan tiap tatapanmu padaku yang akhirnya menorehkan gunda dihatimu.
Aku meminta maaf atas tiap alunan suaraku,yang kadang ku akui sengaja ku lembutkan demi menggetarkan rasamu.
Aku meminta maaf akan tiap gerakan tubuhku yang kadang ku sengaja bergerak untuk menarik perhatianmu.
Aku meminta maaf akan tiap senyuman manisku yang ku tau akan mengganggu tidurmu.
Aku meminta maaf akan tiap renyah tawaku,yang ku pun tau akan membayangi tiap anganmu.
Aku meminta maaf untuk tiap hentakan kakiku,yang pastinya akan membuatmu menatap suka.
Aku meminta maaf akan tiap celoteh candaku yang membuatmu nyaman berlama-lama berbicara denganku dari pada teman ikhwanmu..
Dan aku meminta maaf karena kulakukan semua dengan sadarku, dengan sengajaku.
Dan ku meminta maaf karena Akupun menikmati tiap perhatianmu itu..
Adam, maafkan aku atas tiap polesan bedak dan kosmetik yang sengaja ku pakai agar matamu menatapku kagum.
Maafkan aku atas tiap pakaian yang ku kenakan dengan bentuk sedemikian rupa hingga hatimu mulai resah menatapku.
Maafkan aku akan tiap kerlingan mataku yang kadang ku sengaja mencari2 tatapanmu, hingga ketika tatapan qt bertemu, ku yakin cukup membuatmu gelisah.Dan aku puas.
Maafkan aku akan tiap perhatian yang ku beri yang membuatmu merasa membutuhkanku, lebih dari segalanya.
Maafkan aku akan tiap kemanjaan yang ku sengaja lakukan padamu, agar membuatmu gemas dan membekasx rasa di relungmu.
Sungguh,ku meminta maaf padamu adam.
Karena kulakukan semua dengan sengajaku..
Dan ku meminta maaf akan tiap godaan yang timbul dari lakuku.
Akan semua gelisah yang ku toreh karena sukamu padaku.
Maafkan aku akan perhatianmu yang telah kurebut, hingga kau lebih memperhatikanku dari pada orang tuamu.
Akan tiap bersitan rindu yang telah ku kuasai di hatimu, bahkan membuatmu lebih merindukanku dari pada Rabbmu.
Ketahuilah adam,fitrahku kaum hawa adalah daya tarik terkuat untukmu di dunia ini. Aku hawa mampu menjadi senjata iblis untuk membujukmu memakan syajaratul khuldi yang terlarang.
Namun di tanganmu yang bijak,aku hawa mampu menjadi pondasi yang kokohkan imanmu bagai khadijah terhadap Nabi Muhammad.
Adam, jangan pernah segan menegurku bila aku salah di matamu,karena sungguh,Allah membentuk hatiku dari daging yang paling lembut agar ku mudah tersentuh dengan segala nasihat.
Mataku begitu mudah menangis dengan sentuhan sedikit saja.Namun ingatlah adam, aku hawa dari tulang rusukmu yang paling bengkok,maka fitrahku memang untuk bengkok,maka jgn memaksa untuk meluruskanku,karena kau akan menemukanku patah, sekali ku patah tak akan mampu kau sambung lagi.
Namun,jangan pula membiarkanku terus dlm bengkok,tapi cobalah meluruskanku dengan hikmah,dengan bijaksana..Maka kaupun akan menemukanku lurus bahkan mampu mengokohkanmu..
Adam.. Maafkan aku atas semua lakuku..
sumber: facebook sajadah cinta dalam alunan tasbih mahabbah rindu
(read more ...)
Wahai Wanita Soleha
Wanita Itu Ibarat apel. Buah yang tidak Berkualitas mudah sangat dipetik,dijamah dan diambil Orang. Tetapi Apel yang Berkualitas,berada Diketinggian tidak terjangkau hanya Dengan Uluran tangan kosong tanpa kekuatan Iman dan takwa; Susah dijamah Sembarang Orang.Mahkota seOrang wanita SElain Iman dan Taqwa Juga Al-Hayya.Apabila Hilang Iman;taqwa dan malunya..hancurlah pesonanya.Jika sudah DEmikian ma...ka ia Pun akan Menjatuhkan martabatnya agar Mudah Dijamah Orang.
Wahai wanita Sholehah yang Tinggi martabatnya..yang terpelihara kehormatan dan Izzahnya..
Bersabarlah! Disaat Tidak ada yang memetik kerena ketinggianmu. janganlah kau Obral jiwamu hingga kau Rela dipetik dan Dijamah Oleh orang yang tak Berhak Untuk itu. Layaknya apel Yang Mudah dipetik dipinggir Jalan. Tunggulah.. Allah Azza wa jalla... mengirimkan orang Yang Bersedia memetikmu diketinggian. Ketinggian yang hanya dapat dijangkau atas izin dan Ridho-Nya juga atas Iman dan taqwa sebagai kekuatannya.
(read more ...)
Cinta dalam Agama
Siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci Dalam hidup ini....? Kepada siapakah harus menambatkan tali cinta ..?...
Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih)
Dan pada hadits lain beliau bersabda:
“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)
Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.
“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)
Sahabat Fillah.. Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)
Sahabat Fillah.. hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.
Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi
Sahabat Fillah..... perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan sahabat Ku…
Wallahu a’alam bisshowab...
(read more ...)
Jangan Menilai Seseorang dari Penampilannya Saja
Seorang wanita dengan mengenakan gaun motif kotak pudar dan suaminya yang mengenakan setelan tenunan usang turun dari kereta api di Boston. Dengan agak ragu mereka berjalan menuju kantor kepala sekolah (rektor) Harvard, bermaksud untuk menemui sang rektor walaupun tanpa janji terlebih dahulu. Sekretaris rektor mengerutkan keningnya melihat kelakuan mereka, dia berpikir, "kedua orang udik dan tidak terpelajar ini pasti tidak ada urusan di Harvard dan bahkan tidak pantas berada di Cambridge".
"Kami ingin bertemu dengan rektor", lelaki itu berkata dengan lembut kepada sang sekretaris.
"Beliau sibuk seharian ini" sang sekretaris menjawab.
"Kami akan menunggu." kali ini si wanita yang menjawab.
Selama empat jam mereka menunggu dan si sekretaris sepertinya tidak mengacuhkan mereka, dia berharap agar mereka bosan dan jadi berkecil hati hingga akhirnya pergi. Namun ternyata pasangan suami sitri tersebut tidak pergi-pergi sehingga membuat si sekretaris frustasi dan akhirnya memberitahu sang rektor tentang kedatangan mereka. "Mungkin jika anda menemui mereka barang beberapa menit mereka akan pergi." kata sekretaris kepada rektor. Dengan perasaan malas sang rektor pun akhirnya menemui mereka, dia berpikir bahwa orang sepenting dirinya tidak mempunyai waktu untuk menemui orang kampungan ini, tetapi ia ingin agar mereka cepat-cepat pergi dan tidak merusak pemandangan kantornya. Sang rektor memasang muka yang bermartabat dan berjalan dengan pongahnya menuju pasangan suami istri tersebut.
Wanita itu berkata kepadanya, "Kami memiliki seorang putra yang sekolah di Harvard selama satu tahun. Dia mencintai Harvard, dia bahagia di sini. Tapi sekitar setahun yang lalu, ia dibunuh. Saya dan suami saya ingin mendirikan tugu peringatan kepadanya di suatu tempat di kampus ". Sang rektor sama sekali tidak tersentuh oleh cerita wanita itu dia hanya terkejut mendengar pasangan suami istri ini ingin mendirikan tugu peringatan untuk mengenang anaknya.
"Nyonya, kami tidak bisa menaruh patung semua orang mati yang pernah sekolah di Harvard, kalau kami lakukan itu, tempat ini nantinya akan tmpak seperti pemakaman saja."
"Oh bukan begitu", kata si wanita, "kami tidak ingin membuat patung, kami hanya ingin membuat sebuah gedung untuk Harvard."
Sang rektor terkejut bukan main, dia pun berkata,"Sebuah gedung ya? tahukah anda berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah gedung?" dia bertanya dengan sinisnya kepada pasangan suami istri itu. "Kami sudah menghabiskan tujuh setengah juta dollar untuk pembangunan fisik Harvard saja." Sejenak wanita itu terdiam.
Sang rektor merasa senang, dia bisa membuat mereka pergi sekarang.
Si wanita memandang suaminya dan berbisik,"Segitukah biaya untuk membuat sebuah universitas? Kenapa kita tidak membuat universitas kita sendiri?" suaminya mengangguk.
Sang rektor hanya berdiri kebingungan.
Akhirnya Tuan dan Nyonya Leland Stanford pergi ke Palo Alto, California, dimana akhirnya mereka mendirikan universitas yang menggunakan nama mereka yaitu Universitas Stanford, sebagai kenangan terhadap putra mereka yang tidak dipedulikan oleh Universitas Harvard.
Pesan yang terkandung dari cerita ini adalah bahwa kita jangan sampai memandang seseorang hanya dari penampilannya saja, karena penampilan luar itu hanyalah bungkus untuk mempercantik sesuatu yang terbungkus didalamnya. Seperti pepatah mengatakan "Jangan menilai buku dari sampulnya".
Semoga bermanfaat.
http://ayahrachmat.blogspot.com/2010/08/jangan-menilai-orang-dari-penampilannya.html
(read more ...)
Sebuah Pensil
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat . ”Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?” Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
”Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.”
”Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. “Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.” Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”
“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.” Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya” .
“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini adalah seharusnya. Dan Justru bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
“Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.
(by Paulo Coelho)
(read more ...)
Rahasia Perjuangan Hidup
Ada sebuah kisah yang patut menjadi renungan kita bersama bagaimana kita mensikapi hidup dan perjuangannya. Pada suatu ketika seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Gembira hati orang tersebut karena telah melepaskan kesulitan yang diderita oleh kupu-kupu itu. Namun, kupu-kupu tadi mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap yang mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Dari kisah tersebut kalau kita renungi kadang-kadang yang namanya perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan dan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan. Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang“. Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.
Ada ungkapan bijak lainnya dari pujangga terdahulu
Kita memohon Kekuatan…
Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.
Kita memohon kebijakan…
Dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan Hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.
Kita memohon kemakmuran…
Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.
Kita memohon Keteguhan Hati…
Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.
Kita memohon Cinta…
Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.
Kita Memohon kemurahan/kebaikan hati…
Dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang silih berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Kita. Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan? Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.
Tetaplah berjuang…berusaha…dan berserah diri…
Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan memberikannya untuk kita.
Bersyukurlah karena kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan,
seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan.
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu,
karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit,
karena di masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu,
karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru,
karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Hidup adalah perjuangan, di sanalah kita juga butuh pengorbanan.
http://dimensi5.wordpress.com/2006/12/27/rahasia-perjuangan-hidup/
(read more ...)
Ini Pilihanku, Apa Pilihanmu?
Apakah ada dari kamu sekarang yang ngerasa kalo idup tuh nggak asik lagih, karena kamu pada keadaan yang serba nggak enak?
Apakah ada dari kamu yang menilai kalo Allah tuh nggak adil karena ngebuat jalan idup kamu nggak seenak yang laen- laen?
Apakah ada dari kamu sekarang yang lagi nggak ngerti gimana jalan keluar dari sesuatu masalah yang buat kamu adalah bener- bener stress ?
Dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya…
Remaja dan masalah, emang seperti ada lem perekat diantara keduanya. Mulai dari krisis pede, bolos sekolah, tawuran, kehamilan tidak dikehendaki dan aborsi, falling in love, broken heart, family and broken home, narkotika, seks bebas, and many more. Sebabnya juga macem- macem, dari mulai dari ortu yang katanya bermasalah, salah milih teman ampe berantem ama sodara bahkan putus asa ama diri sendiri.
Dan… banyak dari beberapa teman kita yang lagi terlibat masalah begituan diatas, yang ternyata pada akhirnya asyik nyalahin siapapun… kecuali dirinya sendiri, saat akhirnya hal yang negatif menimpa dia. Alasannya apa? karena hal itu adalah lebih mudah dilakukan ketimbang harus introspeksi diri dan ngelawan nafsu diri sendiri.
Tapi sayang sekali, hal mudah itu ternyata nggak ngebentuk mereka lebih hebat kecuali hanya sekedar berhenti pada level pengecut. Seorang pengecut adalah yang tidak berani bertanggung jawab atas apa yang telah di perbuatnya. Seorang pengecut juga biasanya tidak terlalu pintar untuk ngerti tentang benar ato salah terhadap apa yang dilakukan, dan jika hal itu suatu hari ternyata membawa masalah bagi dirinya, maka dengan mudahnya dia mencari kambing hitam untuk menerima segala konsekwensi dosa- dosanya.
Teman, sadar nggak sadar, masalah dalam hidup kita sebenarnya kitalah sendiri yang memilihnya. Atau dengan kata lain semua masalah itu berasal dan dimulai dari diri kamu sendiri loh. Kok bisa? yups begitulah!.
Seandainya kita hidup dalam lingkungan yang jahat sekalipun, Allah masih memberi kita pilihan untuk menjadi jahat ataupun tetap memilih kebaikan. Kalaupun akhirnya kita menjadi jahat, itu adalah karena pilihan kita, sekalipun memang ada sumbangan dari orang lain yang bernama pengaruh. Nah salahnya kita, kita dengan tangan terbuka menerima dan memilih pengaruh jahat itu untuk kita lakukan.
Trus kalo ada yang bilang sangat sulit untuk memilih tetap menjadi baik dalam lingkungan seperti itu. Ya Allah, Allah terlalu penyayang teman, untuk nggak nolong kita yang jelas- jelas pengen berbuat kebaikan.
So, Selalu akan ada pilihan tentang kebaikan dalam lingkungan atau keadaan yang jahat dan nggak enak sekalipun. Jadi mulai sekarang, berhati- hatilah terhadap pilihanmu dan pilihan sikapmu, dan kalau kamu sudah memilih, bertanggung jawablah atas apapun pilihanmu itu.
Dan buat kamu yang ternyata dulu nggak sadar telah memilih pilihan yang salah, sehingga kamu sekarang ada pada keadaan yang terpuruk, maka jangan putus asa kawan.
Dalam keadaan apapun kamu sekarang, kamu adalah berharga dan masih tetap berharga, walau mungkin susah banget buat kamu buat ngehargain diri kamu sendiri. Kalo kamu marah sama keadaan, ya jangan cuma sampai disitu ajah. Marah en protes nggak bakal ngebawa efek apapun kecuali makin tambah ribet dah urusan kamu nanti. Pecahkan masalah itu dan jadilah pemenang. Paling nggak pemenang atas kemalasan diri kamu sendiri untuk jadi seorang pemenang.
Guys, menjadi remaja adalah sesuatu yang natural dan manusiawi, toh semua manusia pasti berproses dan bakal ngelewatin semua itu. Tapi jadi remaja yang dewasa yang berpikir dan bertindak lebih dari dari kualitas seorang remaja kebanyakan itulah yang bakal ngebuat kamu lebih.
So, perbaikin pola pikir kamu dalam melihat sesuatu, selalu lihat pada sisi yang positif tentunya, termasuk pada sesulit apapun keadaan yang lagi kamu alamin sekarang. Karena waktu akan terus berjalan teman, nggak perduli kamu siap ato tidak. Kalo kenyataannnya kamu benar- benar ga siap, ya kamu bakal ketinggalan sama yang laen. Dan sebagai seorang yang pintar en cerdas, tentunya nggak pantas juga kalo kita bangga pas ngeliat diri sendiri ternyata dah jauh banget tertinggal dalam banyak hal dari pada yang laen.
Kalo kata orang, remaja emang identik dengan labil dan kurang pengalaman dalam menyikapi sesuatu, yups setuju banget. Tapi nggak ada satupun aturan kan, yang melarang seorang remaja untuk menjadi stabil dan berpengalaman, dan atau mencari pengetahuan yang lebih untuk menjadi lebih stabil dan lebih berpengalaman?.
Semua tergantung pintarnya kamu dan kuatnya keinginan kamu dalam mengolah masalah itu sendiri agar terpecahkan atau bahkan terasa menjadi menyenangkan.
Maka dari itu teman, cepet deh buru- buru cut itu perasaan nggak enak dan sikap yang sibuk nyalahin orang lain sehingga kamu punya alasan buat nyiksa diri dengan berbagai hal negatif yang bakal mangkas kemampuan kamu buat maju. Sadari, kalo hidup emang kumpulan dari berbagai masalah yang menempa kamu agar lebih jadi dewasa dan nggak manja. Simplenya gini, Kalo nggak ketemu masalah, ya nggak bakal manusia itu hidup.
Dan kalo urusannya adalah kamu merasa nggak ada lagi yang ngedukung kamu alias kamu ngerasa selalu sendirian saat kudu berhadapan dengan masalah yang udah sangat berat banget menurut kamu, ingat aja satu hal teman.. kamu masih punya Allah dan akan selalu punya Allah, selama kamu merasa dan mau berdekatan dengan Allah. Semua tergantung diri kamu sendiri.
Dan kamu akan berarah kemana dan seperti apa skenario idup kamu selanjutnya, semua bakal di mulai dari pilihan pilihan idup kamu sekarang ini,
Jadi sekali lagi, berhati- hatilah terhadap pilihanmu, dan kalau sudah memilih, bertanggung jawablah atas apapun pilihanmu itu.
Dan buat pilihan terbaikmu sekarang, dan lakukan !
(NayMa/Voa-Islam.com)
(read more ...)
Hari ini kamu tertawa, Esok Hari Bisa Jadi Kamu Menangis
Jalan dunia ini tidak selamanya datar dan mulus. Banyak hal-hal yang tidak pernah kita duga ada dihadapan kita. Suka duka, sedih dan gembira adalah warna-warni kehidupan. Dunia tidak pernah menjanjikan kenikmatannya yang abadi kepada siapapun. Sekalipun lahir sebagian orang-orang kaya tampak bahagia, tentram dan damai dengan kelapangan hidup, harta dan pembantu-pembantu yang dimilikinya, hanya saja hakekat kehidupannya yang tidak diketahui orang lain berbeda sama sekali dengan penampilan lahirnya.Berapa banyak manusia yang hidup dalam kenikmatan yang membuat ngiler orang-orang yang mendengarnya, hanya saja hari-hari tidak selalu dalam satu kondisi. Terkadang kenikmatannya diambil tiba-tiba ketika ia sedang berada dipuncak kenikmatan hidup, atau datanglah tragedi-tragedi zaman yang merampas darinya ..bukan ..bukan merampas apa yang dimilikinya, tidak. Akan tetapi merampas kelezatan menikmati apa yang dimilikinya, dan ini lebih dahsyat serta menyakitkan dari yang sebelumnya. Tidak merasakan nikmat hidup dari apa yang dimilikinya.
Tidak usah engkau tanyakan contohnya saudaraku …
Tanyakan saja kepada hari-hari yang telah berlalu dan masa-masa yang menjadi saksi-saksi bisu tentang orang-orang yang berjatuhan dalam hidup ini.
Tidak sedikit orang yang dikira hidup jaya di dunia ini, sehingga kerentaan, penyakit, dan kelemahan mendatanginya, merampas kelezatan hidupnya lalu meninggalkan kedua matanya nanar melihat kenikmatan tapi ia tidak dapat mengambil manfaat darinya sedikitpun. Bak fatamorgana yang terlihat seperti telaga oleh orang-orang yang dahaga, tatkala didekati ia tidak dapatkan apa-apa selain rasa haus yang kian mencekik dan menyesakkan.
Ada dua orang yang selalu membuat saya heran. Seorang yang dianugerahi kedudukan duniawi, lalu ia lalim, angkuh dan sombong dan menyakiti orang-orang yang dibawah pimpinannya. Ia tidak takut kepada Allah dalam memimpin mereka. Padahal ia yakin bahwa kedudukannya ini pasti lenyap dalam waktu yang telah ditentukan Allah. Dalam sekejap kedudukan dan kemegahan duniawi itu diambil Allah, lalu si sombong itu menjadi orang yang lebih rendah dari orang biasanya.
Yang kedua, seorang yang dianugerahi Allah kekuasaan atau kedudukan, atau harta yang berlimpah tidak ada orang yang menandinginya. Lalu ia menghabiskan umurnya dalam menjaga dan menambah harta tersebut. Tidak berbuat sesuatu yang akan menjadi kebaikan yang kekal diingat manusia dan bermanfaat untuknya setelah mati. Atau menjadi penghiburnya di hari tua. Hari ketika ia melihat setiap orang memakan makanan yang lezat dan nikmat kecuali dia hanya memakan sepotong roti kering yang bisa jadi orang miskin pun tak mau memakannya.
Jadi seperti yang dikatakan orang-orang arif dan bijak; jalan hidup lurus tanpa berliku itu mustahil. Hari-hari selalu berubah dari waktu-kewaktu. Bisa saja seorang itu bangkrut lalu jatuh miskin atau ditimpa penyakit, sehingga tersibukkan dari harta benda yang telah dikumpulkannya, atau datang orang lain yang merampas dengan paksa kekuasaan yang dimilikinya.
Kesusahan dan himpitan hidup juga bertingkat-tingkat, di antaranya ada yang lebih berat dan menyakitkan dari yang lainnya. Seperti dendam kesumat orang-orang yang menanti-nanti keruntuhan dan kejatuhan. Mereka menanti saat-saat itu, apalagi jika orang yang jatuh itu orang yang pernah berlaku zalim dan semena-mena tidak punya kebaikan yang bisa meringankannya.
Betapapun pahitnya sebuah keruntuhan akan tetapi sebagiannya lebih ringan dari yang lainnya. Dalam sejarah kita bisa melihat kejatuhan kekuasaan “Baramikah” dan bagaimana Harun Ar-Rosyid membalas dendam dengan membunuh Ja’far bin Yahya Al-Barmaky dan menyalibnya serta memenjarakan ayah dan saudaranya. Lalu mengambil harta-harta mereka, hanya saja dulu mereka pernah berbuat baik sehingga orang banyak masih mengenang kebaikannya itu sekalipun kekuasaan dan harta mereka telah dirampas. Oleh karenanya tidak sedikit orang-orang yang menangisi kondisinya ditiang salib. Sampai-sampai Harun Ar-Rosyid marah kepada seorang penyair yang memuji-muji Ja’far Al-Barmaky.
Benarlah apa yang difirmankan Allah Ta’ala,
وَتÙلْكَ Ø§Ù„Ø£ÙŠÙ‘ÙŽØ§Ù…Ù Ù†ÙØ¯ÙŽØ§ÙˆÙÙ„Ùهَا بَيْنَ النَّاسÙ
Artinya, “Itulah hari-hari yang kami putarkan silih berganti diantara manusia”. (Ali Imron : 140)
Kekuasaan akan sirna, masa muda beralih kepada tua, sehat kepada sakit. Akan tetapi pertanyaannya, “Apakah akan dikatakan sesuatu yang baik saat perpisahan dan sesudahnya? Ataukah cukup dikatakan, pergilah dan tak usah kembali lagi?!”.
وعن ابن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لرجل وهو يعظه اغتنم خمسا قبل خمس شبابك قبل هرمك ÙˆØµØØªÙƒ قبل سقمك وغناك قبل Ùقرك ÙˆÙØ±Ø§ØºÙƒ قبل شغلك ÙˆØÙŠØ§ØªÙƒ قبل موتك رواه Ø§Ù„ØØ§ÙƒÙ… وقال صØÙŠØ على شرطهما
Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu ‘anhuma ia menuturkan, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda menasehati seseorang, “Pergunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara; masa mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu kosongmu sebelum kesibukkanmu dan hidupmu sebelum matimu”.[1]
Jangan lupa .. hidupmu bukan hanya hari ini, masih ada esok hari atau setelah mati,
wallahu a’lam.
[1] Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan ia berkata, “Shohih atas syarat keduanya (Bukhari dan Muslim)”. Juga dishohihkan oleh Syeikh Al-Albanyi di Shohih At-Targhib wat Tarhiib no.3355.
[2] Untuk seorang sahabat yang sedang terhimpit beban hidup nun jauh disebarang sana, semoga Allah memudahkan urusanmu. Bersabarlah .. kesulitan di dunia tidak seberapa dibandingkan kesulitan di akhirat kelak .. wallahul musta’an.
http://virouz007.wordpress.com/2010/05/01/hari-ini-kamu-tertawaesok-hari-bisa-jadi-kamu-menangis/
(read more ...)
Ukhtiku Sayang
Ukhtiku Sayang...
Cantiknya Imanmu mengalahkan cantik fisik, bahkan Mengalahkan cantiknya Miss Universe...
Dia Memang cantik Dimata Dunia. Namun apa engkau mau Menjamin Cantik Pula Dimata Allah..?? Tentu Tidak...
Dia dibawah mu segala-galanya, jika engkau yang mempunyai Kecantikan Iman...
Perkara yang terindah dari seorang wanita bukan pada saat ia tersenyum bahagia,
tetapi di saat butiran air mata jatuh dalam doa..
Bukan karena kata-kata yang indah tetapi saat dia diam dalam dzikrullah..
Bukan kerana kecantikannya yang mempesona tetapi ruku dan sujudnya yang tiada henti..
Maka dialah permata yang dirindu & embun yang dinanti, bahkan bidadari syurga pun cemburu padanya...
Coba Liat lagi Isteri-isteri Rasulullah SAW dan para Shohabiyah. Apa Yang Menyebabkan mereka Mempunyai Kedudukan
Yang Mulia ??? Bukan Karena penampilan dan Kecantikan. Tapi Karena Iman yang Tersimpan Didada2 mereka.
Tidakkah Kita Ingin Berhias seperti Mereka Berhias. Mereka Berhias Dengan Iman, ilmu dan Amal Sholeh,
Berhias Dengan akhlak yang Mulia, Berhias Dengan rasa malu Sebagai Mahkota Kita.
Jagalah sebagaimana kita Menjaga sesuatu Yang Kita sayangi.
Simpan supaya tidak Sembarang Orang Bisa Menikmatinya.
Simpan hanya untuk Suami Kita Kelak, Niscaya akan Menjadi kado Istimewa Untuknya.
Dan dalam hati ia bergumam " Aku Telah Menikahi Bidadari,.."
share by facebook sebelum engkau halal bagiku
(read more ...)
Nasehat Inspiratif
Sahabat…
jadikanlah ingatan bahwa kita akan segera mati
dan akan meninggalkan dunia ini
adalah perangkat paling penting yang bisa digunakan
untuk membantu setiap orang membuat pilihan2an besar dalam hidup.
Karena hampir semua hal-harapan,
harga diri, rasa takut atau malu akan kegagalan-akan rontok jika berhadapan dengan kematian,
dan hanya menyisakan apa yg benar-benar penting.
dan Ingatan bahwa kita semua pasti akan mati
adalah cara terbaik untuk terhindar dari jerat pemikiran
bahwa kita akan merugi. kita sudah tak berdaya.
maka sahabat, Tak ada alasan untuk tidak mengikuti suara hati yang ada dlm diri kita
Sahabat
jika setiap manusia dimuka bumi ini
menjalani hari-harinya bagaikan hari terakhir,
suatu hari pasti dia akan menyadari bahwa tindakannya tepat sekali
Sungguh Waktu yang kita lalui begitu terbatas,
jadi jangan membuang-buangnya dengan menjalani hidup sebagai orang lain.
Jangan terjebak oleh dogma-menjalani hidup berdasarkan hasil pemikiran orang lain.
Jangan biarkan pendapat orang lain menenggelamkan suara hati kita sendiri.
Sahabat…
Dan yang paling penting,
jangan takut untuk mengikuti intuisimu.
Intuisi yang kamu miliki sangat penting sekali
untuk membuat hidupmu lebih berarti,
intuisimu juga sudah tahu apa yang benar-benar kamu inginkan.
Yang lainnya tidak begitu penting.
Sahabat
sadarilah, ada kekuatan besar diluar jangkauan manusia
dialah dzat yang segalanya tunduk padanya
jangan pernah kamu berhenti bersujud dan berdoa
memohon agar segala harapanmu bisa sejalan dengan rencanaNYA
tanamkan dengan kuat iman didalam hatimu
biarkan iman itu menjadi cahaya terang
menerangi lika-liku kehidupanmu..
dan membawamu menuju surga
yg dijanjikan Allah SWT
Sahabat…
Satu-satunya cara untuk bekerja dengan sangat baik
adalah dengan mencintai apa yg kamu kerjakan.
Jika kamu belum menemukannya, teruslah mencari.
Jangan berhenti.
“Stay Hungry, Stay Foolish”
Dalam hidup ini kita jangan cepat merasa puas,
dan terus belajar akan segala hal,
kita dituntut untuk terus “lapar” dan “bodoh”.
karena Islam juga mengajarkan sendiri
bahwa belajar itu tidak akan pernah ada habisnya
selagi hayat masih dikandung badan…
share by blog erikatzain
(read more ...)
Mencintai Lima, Lupa Yang Lima
Dikisahkan dalam sebuah kitab karangan Imam Al-Ghazali bahawa pada suatu hari Nabi Isa a.s berjalan di hadapan seorang pemuda yang sedang menyiram air di kebun. Bila pemuda yang sedang menyiram air itu melihat kepada Nabi Isa a.s berada di hadapannya.
Maka dia pun berkata, “Wahai Nabi Isa a.s, kamu mintalah dari Tuhanmu agar Dia memberi kepadaku seberat semut Jarrah cintaku kepada-Nya.”
Berkata Nabi Isa a.s, “Wahai saudaraku, kamu tidak akan berdaya untuk seberat Jarrah itu.”
Berkata pemuda itu lagi, “Wahai Isa a.s, kalau aku tidak berdaya untuk satu Jarrah, maka kamu mintalah untukku setengah berat Jarrah.” Oleh karena keinginan pemuda itu untuk mendapatkan kecintaannya kepada Allah, maka Nabi Isa a.s pun berdoa, “Ya Tuhanku, berikanlah dia setengah berat Jarrah cintanya kepada-Mu.” Setelah Nabi Isa a.s berdoa maka beliau pun berlalu dari situ.
Selang beberapa lama Nabi Isa a.s datang lagi ke tempat pemuda yang memintanya berdoa, tetapi Nabi Isa a.s tidak dapat berjumpa dengan pemuda itu. Maka Nabi Isa a.s pun bertanya kepada orang yang lalu-lalang di tempat tersebut, dan berkata kepada salah seorang yang berada di situ bahwa pemuda itu telah gila dan kini berada di atas gunung.
Setelah Nabi Isa a.s mendengat penjelasan orang-orang itu maka beliau pun berdoa kepada Allah S.W.T, “Wahai Tuhanku, tunjukkanlah kepadaku tentang pemuda itu.” Selesai Nabi Isa a.s berdoa maka beliau pun dapat melihat pemuda itu yang berada di antara gunung-gunung dan sedang duduk di atas sebuah batu besar, matanya memandang ke langit.
Nabi Isa a.s pun menghampiri pemuda itu dengan memberi salam, tetapi pemuda itu tidak menjawab salam Nabi Isa a.s, lalu Nabi Isa berkata, “Aku ini Isa a.s.”Kemudian Allah S.W.T menurunkan wahyu yang berbunyi, “Wahai Isa, bagaimana dia dapat mendengar perbicaraan manusia, sebab dalam hatinya itu terdapat kadar setengah berat Jarrah cintanya kepada-Ku. Demi Keagungan dan Keluhuran-Ku, kalau engkau memotongnya dengan gergaji sekalipun tentu dia tidak mengetahuinya.”
Barangsiapa yang mengakui tiga perkara tetapi tidak menyucikan diri dari tiga perkara yang lain maka dia adalah orang yang tertipu.
1. Orang yang mengaku kemanisan berzikir kepada Allah, tetapi dia mencintai dunia.
2. Orang yang mengaku cinta ikhlas di dalam beramal, tetapi dia ingin mendapat sanjungan dari manusia.
3. Orang yang mengaku cinta kepada Tuhan yang menciptakannya, tetapi tidak berani merendahkan dirinya.
Rasulullah S.A.W telah bersabda, “Akan datang waktunya umatku akan mencintai lima lupa kepada yang lima :
1. Mereka cinta kepada dunia. Tetapi mereka lupa kepada akhirat.
2. Mereka cinta kepada harta benda. Tetapi mereka lupa kepada hisab.
3. Mereka cinta kepada makhluk. Tetapi mereka lupa kepada al-Khaliq.
4. Mereka cinta kepada dosa. Tetapi mereka lupa untuk bertaubat.
5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah. Tetapi mereka lupa kepada kubur.”
Baiklah adapun hikmah yang dapat kita petik dari cerita diatas adalah mari bertaqwalah kepada Allah SWT semampu kita, kerana ia mendambakan ketaatan dan ketaqwaan dari hambanya.Bukan rasa ujub dalam beribadah kepadanya, dan ingatlah bahwa Allah SWT tidak rugi jika kita ingkar kepadanya, melainkan kita yang sangat merugi jika semakin hari kita lupa akan tujuan hidup kita di dunia ini.
Semoga kisah singkat ini dapat kita fahami dan kita ambil hikmahnya.
http://erikatzain.wordpress.com/2011/09/23/mencintai-lima-lupa-yang-lima/#more-1046
(read more ...)
Sukailah apa yg kamu miliki saat ini
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).” (an-Naazi’aat: 37-39)
Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan erti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyedari semua erti dirinya untukmu
Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam boleh terlepas juga.
Ingatlah pada pepatah,
“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
Belajar menerima apa adanya dan berfikir positif….
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu hebat manapun,
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak boleh dibawa pergi
Sehelai benang pun tak boleh dimiliki
Apalagi yang mahu direbutkan
Apalagi yang mahu dibanggakan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu mementingkan diri
Jangan hanya mahu menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah...Hidup ceria, bebas leluasa…
Tak ada yang tak boleh di ikhlaskan….
Tak ada sakit hati yang tak boleh dimaafkan .
Tak ada dendam yang tak boleh terhapus…
http://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354?ref=ts
(read more ...)
Wanita Yang Cantik...
Wanita yang cantik adalah wanita yang bisa menjaga harga dirinya“.
Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dipakainya. Bukan pula pada perhiasan yang menghiasi tubuhnya atau pada bentuk tubuh yang aduhai.
Karena kecantikan wanita itu terpancar dari caranya melihat kehidupan dan berdiri pada prinsip yang sering bertolak belakang dengan prinsip dunia. Saat melihat kehidupan, disitulah mata hatinya akan menyusuri arti dari kehidupan dan menjalaninya sesuai nuraninya.
Kecantikan bukan terletak pada eloknya wajah, tetapi justru dari kecantikan jiwanya yang penuh kasih sayang, dan peduli terhadap sesamanya.
Apa yang bisa membuat wanita dapat dihargai oleh lawan jenisnya apabila harga dirinya tidak dijaga ?
mengapa banyak wanita yang rela menyerahkan dirinya hanya untuk kemewahan ? kemakmuran ? kenyamanan ?
Mereka berdandan bak putri kecantikan, menghiasi dirinya dengan perhiasan dan memoles wajahnya dengan keindahan. Tampak indah dilihat, hingga tak seorangpun menyadari, ada sesuatu yang tersembunyi dibalik pesonanya.
Tak sedikit yang berani menanggalkan harga dirinya hanya untuk dapat menaiki mobil mewah, tinggal di apartment mewah, bolak-balik belanja diluar negri dan sebagainya.
Wanita yang cantik, tidak akan menghalalkan semua cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya…
Wanita yang cantik, tidak akan mengganggu suami orang hanya untuk mendapatkan hartanya dengan mengatasnamakan cinta…
Wanita yang cantik, tidak akan menjajakan dirinya dijalanan hanya untuk sebuah alasan “demi membantu keluarga”…
Wanita yang cantik, tidak akan melakukan “one nite stand” hanya untuk memuaskan hasratnya hingga melupakan harkatnya sebagai wanita…
Wanita yang cantik, tidak akan meninggalkan prinsip-prinsip yang dapat memagari dirinya dari berbagai macam godaan dunia…
Wanita yang cantik, tidak akan menjadi ibu yang membiarkan anaknya terjerumus dalam dunia kelam …
Wanita yang cantik adalah Seorang Ibu yang mendidik dan memagari anaknya dengan dengan kasih sayang dan iman percaya pada Tuhan
Seorang Wanita yang tetap berdiri pada jalan yang benar dan tidak kompromi dengan sesuatu yang dia tahu dapat menyesatkan.
Seorang Wanita yang mengasihi keluarganya baik suami dan anak-anaknya.
Seorang Wanita yang memberikan warna positif dalam kehidupan setiap orang.
Seorang Wanita yang tidak menjual dirinya demi kemewahan. Karena baginya kemewahan surga yang lebih penting dicarinya.
Seorang Wanita yang tahu menempatkan dirinya dimanapun ia berada.
Seorang Wanita yang dapat membedakan mana yg benar dan mana yang salah.
Seorang wanita yang dapat menginspirasikan semua orang.
Dan terakhir, wanita yang cantik adalah wanita yang bisa menjaga harga dirinya.. ditengah gelap dan gemerlapnya dunia ini.”
Wallahu a'lam
https://www.facebook.com/pages​/Sajadah-Cinta-Dalam-Alunan-Ta​sbih-Mahabbah-Rindu/1565020544​37632?sk=wall
(read more ...)
Muslimah Sejati, Wanita Yang Dikasihi dan Wanita Solehah!
Muslimah sejati akan menghiasi keperibadiannya dengan budi pekerti yang luhur dan keimanan yang murni. Fitrah kasih sayang tersimpan dalam perasaannya yang halus sehingga membuahkan kelembutan dan kehalusan perasaan insaniah. Jika sentiasa dijaga dengan didikan syariah, mereka akan menghiasi taman syurgawi di akhirat nanti. Alangkah indahnya dunia ini jika dihiasi muslimah solehah yang berpegang teguh dengan ajaran Islam dan menghiasi bibirnya dengan perkataan yang mulia dan berzikir. Hatinya tunduk dan patuh dengan perintah Allah SWT dan menjalankan kewajipan insani sesuai dengan ketentuanNya.
Muslimah sejati bagaikan bunga yang mekar menguntum menceriakan suasana dan taman-taman. Personaliti wanita idaman bagaikan kiambang bertaut setelah biduk berlalu. Betapapun cabaran dan dugaan yang mesti ditempuh, namun kebulatan tekad menyatukan kembali hasrat kebenaran di dalam nurani. Ketaatannya menyejukkan kalbu, bagaikan titisan embun di pagi yang dingin sehingga menjadi suri teladan generasi yang akan datang. Perhatian Islam terhadap wanita tidak sekadar melepaskannya dari lembah bernoda menuju kedudukan yang mulia. Namun lebih daripada itu, wanita diberikan keistimewaan dalam merealisasikan fantasi dan impiannya. Anugerah keringanan dan keistimewaan itu memberikan keselesaan kepada wanita dalam menjalani tugas dan tanggungjawabnya.
WANITA YANG DIKASIHI
Wanita bagaikan permata yang lama terkubur di lembah kejahilan. Kehidupannya kembali mewangi ibarat sekuntum bunga yang mekar setelah disinari cahaya oleh insan yang berbudi luhur. Rasulullah SAW telah mengangkat darjat wanita ke tahap yang paling tinggi, sehingga pengorbanan wanita selalu dikenang oleh setiap insan, kelembutannya menyejukkan hati bila memandang. Tiada seorang wanita pun yang ingin diseksa dengan penuh kehinaan lantaran dosa yang dikerjakan. Namun ramai wanita yang suka mendedahkan aurat, melakukan dosa-dosa lain yang menyebabkan ia menjadi penghuni neraka. Hanya wanita yang memahami hakikat kewanitaannya akan menghargai dirinya sendiri dan membimbing dirinya ke jalan yang diredhai Allah.
WANITA SOLEHAH
Wanita solehah merupakan calon penghuni syurga, menjadi dambaan insan yang beriman bagaikan teratai mekar di tasik madu. Keindahan akhlaknya memancarkan keluhuran nurani, menyejukkan hati dan penyeri budi pekerti. Ucapannya menepis fitnah dan kemungkaran, membuahkan hikmah umpama senandung rindu syair keinsafan. Setiap nasihat dan wasiat yang disampaikan Rasulullah SAW menjadi pelita dalam kehidupan seorang wanita solehah. Buaian nafsu dan kenikmatan dunia bagaikan biasan cahaya yang tidak meninggalkan bekas dalam sanubarinya. Kezuhudannya tersimpan rapi dalam mahligai impian untuk dinikmati dalam taman-taman syurgawi.
Semoga menjadi pedoman wanita yang ingin menjadi remaja cemerlang, isteri solehah, dan ibu yang penyayang, InsyaAllah.
http://erikatzain.wordpress.com/2011/10/26/muslimah-sejati-wanita-yang-dikasihi-dan-wanita-solehah/
(read more ...)
Surat Sayang Dari Allah
Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun
hanya sepatah kata meminta pendapat KU atau bersyukur
kepada KU atas sesuatu hal yang indah
yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin ……
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja …….
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU
tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU,
tetapi engkau terlalu sibuk ………
Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU Melihat engkau menggerakkan kakimu.
AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU
tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.
AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.
Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya …….
masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan.
Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ………
Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatah pun namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu, setiap hari
AKU menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau syukur dari hatimu.
Keesokan harinya ……
engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih
bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU
……..Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba ……
tak juga kau menyapaKU.
Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar ……….Magrib ……… Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU …..
tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a, dan tak ada rasa,
tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU ……….
Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU?????
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,
harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan,
apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU …………!!!!!!!
Percayalah KU selalu mengasihimu, dan
AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU,
memohon perlindungan KU,
bersujud menghadap KU ……
Yang selalu menyertaimu setiap saat ……..
Note:
apakah kita memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini kepada orang2 yang kita sayangi???
Untuk mengingatkan mereka bahwa segala apapun yang kita terima hingga saat ini, datangnya hanya dari ALLAH semata
Find On
Shared By Catatan Catatan Islami Pages
http://virouz007.wordpress.com/2010/04/20/surat-sayang-dari-allah/
(read more ...)
Perempuan Yang Dicintai Suamiku
“Pesan” dahsyat buat para suami (dan calon suami) untuk menjaga istrinya…
Dan motivasi hebat buat para istri (dan calon istri) untuk tetap mencintai suaminya…
Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi ke kantornya bekerja sampai subuh, baru pulang ke rumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.
Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itu pun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.
Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluar pun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.
Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran di kamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.
Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, di suatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit di rumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan di rumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.
Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.
Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.
Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi di saat lain, dia sering termenung di depan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.
Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,
“Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya”, lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun!
Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang ke rumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.
Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.
Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.
Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatiku pun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.
Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papanya, dan memanggilku, “Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha?”
Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,
Dear Meisha,
Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.
Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.
Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.
Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.
yours,
Mario
Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.
Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.
Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan di amplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.
Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.
Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.
Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus di dalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.
**********
Setahun kemudian…
Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.
” Mario, suamiku….
Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja di kantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa di atas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..
Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.
Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, “kenapa, Rima? Kenapa kamu mesti cemburu? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku?”
Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.
Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.
Istrimu,
Rima”
Di surat yang lain,
“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……”
Disurat yang kesekian,
“…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.
Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang ke rumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, di rumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….
Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..”
Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.
Disurat terakhir, pagi ini…
“…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang ke rumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya di rumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.
Saat aku tiba di rumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.
Tahukah engkau suamiku,
Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………”
Jelita menatap Meisha, dan bercerita,
“Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya di seberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……”. Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.
Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.
Dear Meisha,
Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya?
Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….
Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Di wajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario……
Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.
“Pesan” dahsyat buat para suami (dan calon suami) untuk menjaga istrinya…
Dan motivasi hebat buat para istri (dan calon istri) untuk tetap mencintai suaminya…
Aku Terpaksa Menikahinya....
Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.
Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.
Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.
Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.
Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.
“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”
“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.
Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.
Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.
Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.
Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.
Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.
Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.
Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.
Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!
Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.
Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.
Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.
Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”
Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”
Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”
Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.
http://bundaiin.blogdetik.com/2011/10/07/kisah-inspirasi-untuk-para-istri-dan-suami/
(read more ...)
Ingatlah! Jagalah Allah, maka Allah akan Menjagamu
Jagalah Allah, Maka Allah Akan menjagamu…
Jagalah perintah-perintah-Nya dan kerjakanlah, serta hindarilah larangan-larangan-Nya, maka Dia akan menjagamu dalam berbagai keadaanmu, di dunia dan akhiratmu.
Jagalah hak- hak Allah dalam sendiri dan hiruk pikuk kehidupanmu, dalam diam bahkan panikmu, dalam sadar bahkan tidurmu, dalam setiap tarikan nafasmu. Maka Allah, akan memberkahi kehidupanmu dengan limpahan kasih dan rahmatnya untukmu.
Ketika kau juga memastikan bahwa tiada aturan Allah yang serta merta kau langgar, bahkan saat tiada satupun manusia menyaksikan dirimu, maka disaat itulah terikat hubungan manis antara dirimu dengan Allah. Karena kejujuranmu itu melegakan. Karena sikap apa adanya dirimu itu mendamaikan, dan berarti pula kau telah jujur kepada dirimu serta kepadaNya.
Dan ketika didalam hati kau nyimpan rapat- rapat ketaatan mu kepada Allah serta keindahan imanmu yang hanya kau persembahkan kepadanya, maka segenap ragapun akan mengikuti dan tunduk patuh pada daulat hati, sang raja mereka.
Dan jika hati sudah kau putuskan untuk kau kendalikan atas nama sang maha hidup, maka tiada lain hanya kebaikan yang akan kau lakukan dan kedamaian yang akan kau sebarkan kepada seluruh makhluk yang berada di sekelilingmu.
Namun sebaliknya, saat seribu satu kata kau ucapkan guna menutupi satu dosa yang telah kau lakukan, maka lihatlah kelanjutan hasil dari perilaku sembronomu. Tabungan dosa yang kau ciptakan semakin hari semakin menumpuk, dan ternyata satu kebohongan itu tak lagi simple untukmu. Dari sanalah tumpukan dosa itu berasal, dan bermuara pada musibah yang tinggal menunggu waktu untuk datang membunuhmu. Dan belum lagi lihatlah, masihkah sanggup kau mengangkat wajahmu dihadapan Allah?
Maka akhirnya, dunia serasa sempit bagimu dan memusuhimu, karena pasti tiada tempat yang cukup luas didunia ini untuk diri seorang pembohong.
Saat kau menjaga hak- hak Allah, maka lambat laun, dirimu akan merasa selalu melihat dan dilihat oleh Allah. Setelah itu tiada lain, bahwa tujuan, perhatian serta ketetapan hatimu hanya tertuju kepadanya. Bahkan seorang manusia saja akan sangat senang saat dia hidupnya berlimpah perhatian dan selalu dikenang atas atapun keadaannya.
Dan Dia adalah Allah Subhanahu wata`ala, Tuhan semesta alam yang Maha santun dan Maha menghargai setiap apa yang dilakukan oleh hambanya, sebagai upaya untuk mendekat kepadaNya. Dialah yang Maha mampu untuk memuliakan dan menghargaimu, serta memberi sebaik- baik balasan bagimu, dalam kehidupan dunia atau akheratmu kelak.
Dan pandangan Allah itu pula yang akan membaikkan hidupmu karena penuhnya rasa malu dalam hati saat akan melangkah menuju maksiat.
Jagalah Allah, maka engkau mendapati-Nya dihadapanmu…
Jika kau memelihara hak- hak Allah maka Allahpun akan lebih memelihara kebahagiaan untuk selalu terkirim atas hidupmu. Akan DijagaNya kau saat kau sendiri, ataupun merasa sendiri, dan dimanapun kau berada. Allah akan menolongmu, mengawalmu, serta memperkuatkan hati, dan menunjukimu jalan yang lurus. Bukankah hal itu yang sangat kau butuhkan saat ini?. Dan setelah itu, rasakanlah betapa ketenangan yang akan memenuhi hatimu. Seperti Allah dulu telah menguatkan semangat Nabi Musa dan Harun saat mereka merasa takut berhadapan dengan Firaun.
(Syahidah/ Voa-Islam.com)
(read more ...)
Belajar menghargai hidup
Alkisah, terdapat sebuah danau yang disekelilingnya terdapat banyak batu-batuan dan terdapat sebuah papan bertuliskan:
"Yang mengambil batu akan menyesal.
Yang tidak mengambil batu juga akan menyesal"
Heran dengan kalimat itu,?
Ada yang malah tertarik untuk mengambil beberapa butir batu itu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Beberapa yang lainnya tidak terlalu menggubrisnya. Jadi mereka tidak mengambil batu-batu itu dan lebih tertarik untuk menikmati segarnya air di danau itu.
Setelah kembali ke kantor, mereka menyuruh ahli batu untuk memeriksa batu-batuan yang mereka bawa.
Ternyata batu-batuan itu adalah sejenis Safir yang dari luar tampaknya jelek tapi didalamnya mrupakan permata yang sangat indah dan mahal harganya.
Yang tidak membawa batu itu jadi menyesal karena tidak membawanya, tetapi yang membawanya pun akhirnya menyesal karena tidak membawa lebih banyak...
Bukankah hidup manusia serupa seperti cerita di atas?
Kita diberikan kehidupan yang sangat berharga. Namun bukankah kita seringkali kurang menghargai hidup ini justru di saat kita masih bisa hidup lama?
Hidup ini begitu bernilai. Jauh lebih bernilai daripada batu Permata.
Itulah sebabnya agar kita tidak menyesal dikemudian hari, maka kita harus menjalani hidup dengan maksimal.
Berbuat yang penuh arti untuk orang lain seperti orang-orang suci dan para Bijak,
Bekerja dengan maksimal, Mengasihi sesama dengan maksimal, Berkarya bagi sesama dengan maksimal. Belajar dengan maksimal, jangan setengah-setengah....
Intinya ketika kita sudah mengusahakan yang terbaik selama hidup ini, maka kita tidak perlu lagi menyesal dikemudian hari.
Usahakan yang terbaik selama kesempatan itu masih ada.....
Janganlah pernah sia-siakan hidupmu.... Karena hidup hanyalah sementara....
(read more ...)
Memaknai Rasa Syukur
Memang benar jika dikatakan bahwa sebagian besar manusia itu adalah orang yang tidak mau bersyukur atau tidak pandai berterima kasih. Bagaimana tidak, ketika Alloh Ta’ala telah begitu banyak memberinya nikmat, baik yang sifatnya dzohir maupun batin, hal itu tidak membuat mereka sadar dan tergerak untuk semakin menambah ibadah mereka kepada Alloh. Meskipun bukan berarti Alloh butuh terhadap ibadah tersebut sebagai balasan atas nikmat yang telah Alloh berikan. Bahkan sebaliknya, kenikmatan itu justru membuat mereka semakin jauh dari ibadah kepada Alloh Ta’ala.
Syukur, inilah satu jenis perasaan yang jarang bermukim permanen di hati kita. Bahkan, kerap kita lupa dan alpa. Istilah saya, kadarkum. Kadang sadar, kadang kumat. Nah, sidang pembaca sekalian, mulai sekarang, ketahuilah bahwa sebenarnya Anda adalah orang yang sangat beruntung, baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dan itu amat layak untuk Anda syukuri. Hm, tidak percaya? Silakan simak alinea berikutnya.
Jika Anda mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup badan, atap di atas kepala, dan tempat untuk tidur, maka Anda lebih kaya daripada 75 persen penduduk dunia! Jika Anda mempunyai tabungan di bank dan uang receh di dompet, maka Anda lebih kaya daripada 92 persen penduduk dunia!
Jika Anda tidak pernah mengalami kesengsaraan karena perang, penjara, penyiksaan, atau kelaparan, maka Anda lebih beruntung daripada 700 juta orang di dunia! Jika Anda dapat menghadiri tempat ibadah atau pertemuan religius tanpa rasa takut akan penyerangan, penangkapan, atau kematian, maka Anda lebih beruntung daripada 3 milyar orang di dunia! Dan jika Anda dapat membaca tulisan saya, maka Anda lebih beruntung daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang tidak dapat membaca sama sekali!
Terus, syukur dan sukses, adakah kaitannya? Ah, jangan ditanya. Erat sekali kaitannya. Anda sudah baca buku kecil berpengaruh besar The Secret? Dipaparkan di sana, syukur adalah anak tangga mutlak untuk memastikan kesuksesan. Wejangan si pengarang, "Bayangkanlah hal-hal yang Anda dambakan dengan penuh rasa syukur, seakan-akan Anda sudah menerimanya. Dengan demikian, Anda akan menerimanya segera!" Inilah hasil kerja dari hukum tarik-menarik yang universal.
Baca pula buku fenomenal dan kontroversial The Hidden Messages in Water. Di buku yang direkomendasikan oleh pakar pengembangan diri kelas dunia Anthony Robbins dan John Gray ini dituliskan bahwa air seolah-olah dapat mengerti bahasa manusia. Lebih jauh lagi, kristal air akan memperagakan bentuknya yang paling apik dan menarik apabila diperdengarkan kata ‘syukur’ dan ‘cinta’ -dalam bahasa apapun!
Itu semua, apa artinya sih? Pahamilah, alam semesta berasal dari air. Semua kehidupan juga bermula dari air. Dan yang terpenting, 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Jadi, setiap kali Anda menyebut kata ‘syukur’ atau menyimpan rasa syukur, pada waktu yang sama Anda membekali diri Anda dengan energi-energi positif yang sangat Anda butuhkan untuk menggapai sukses. Tambahan lagi, kata ‘syukur’ dan rasa syukur memendam setumpuk manfaat yang lain, di antaranya menyejukkan hati dan memungkinkan Anda menuai hikmah dari berbagai kejadian.
Tidak mengherankan jika Allah berfirman di kitab-Nya, "Sesungguhnya jika engkau bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepada engkau." Dan tentunya kita yakin bahwa Ia akan menepati janjinya. Akhirnya, janganlah kita cuma pandai meminta. Lengkapi pula dengan bersyukur. Ternyata, ini bukan semata-mata soal kalkulasi pahala. Jauh-jauh hari Yang Maha Kuasa telah merancang ini sebagai modal untuk sukses.
Semoga ini bisa menjadi renungan buat kita semua...
(read more ...)Mencari kebahagiaan
Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati. Untuk menyadari, betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri. Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.
Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada. Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.
Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomor satukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri,mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.
Percayalah kepada Allah, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati. Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.
Izinkan aku mencintaiMU semampuku
Ya Rabb....,
Aku masih ingat ketika aku baru pertama mengenalMu
Begitu murni semangat dalam nadiku
Kukhatamkan berpuluh buku, demi ingin dekat kepadaMu
Kusambangi majelis ilmu, demi mengharap haribaanMu
Kurangkai dengan rapi, tiap untai kata ustadz-uztadzaku
Lalu kugenggam, kupancangkan dalam tiap hembusan nafas dan tiap aliran darahku.
Bersemayam bersama iman dan idealisme yang semakin mengawang di awan kebenaran.
Tapi Rabb,
Semakin aku berdiri, mencintaiMu penuh harap.
MencintaiMu dengan cinta semisal malaikatMu.
Mencoba mencintai dengan segenap kepasrahan hatiku.
Mendamba menggapai cinta tertinggiMu.
Aku rasakan gelisah dalam hatiku
Tak jua ku menemukan cinta setinggi itu.
Aku semakin gelisah, harapanku mengawang tinggi, namun kakiku lunglai menjejak bumi.
Hingga kudapati tubuhku bersembunyi, dalam hempas pasrah jurang kebingungan.
Ya Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan kesabaran akan penderitaanku.
Semisal Ayyub yang sabar menghadapi rahmat sakitMu, semisal Yusuf yang rela dipenjara demi cintaMu.
Maka, izinkan aku mencintaiMu, lewat keluh kesah dan pengharapanku, lewat tangis dan pengaduanku padaMu, atas sakit dan ketakutanku.
Ya Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan keikhlasan dan kerelaanku.
Semisal Abu Bakar yang menyedekahkan seluruh harta, dan hanya meninggalkan Engkau dan NabiMu bagi keluarganya.
Semisal Khadijah yang tulus mendukung nabiMu tanpa benci kehilangan perniagaan titipanMu.
Maka, izinkan aku mencintaiMu, lewat seratus dua ratus pemberianku, pada tangan-tangan kecil yang terulur padaku, pada tubuh-tubuh renta yang menadahkan tangan di depan rumahku, pada sedikit makanan untuk para tetangga.
Ya Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan kekhusyukan shalatku.
Semisal sahabat nabiMu yang tiada terasa panah menembus tubuhnya, yang tiada merasa masjid runtuh di dekatnya.
Maka, izinkan aku mencintaiMu lewat shalatku yang kudirikan terbata-bata, hingga sering lepas ingatan pada masalah dunia.
Rabbi,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan dengan ingatan yang selalu memujaMu.
Semisal para rahib dan sufi, yang menghadirkan seluruh malamnya untuk bercinta dan bercerita kepadaMu.
Maka, izinkan aku mencintaiMu, lewat satu-dua rakaat lailku, lewat satu-dua sunah nafilahku, lewat desah kepasrahan tidurku.
Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan mengingat penuh seluruh kalamMu.
Semisal hafidz dan hafidzah yang mampu menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam.
Maka, izinkan aku mencintaiMu, lewat selembar-dua lembar tilawah harianku, lewat lantunan seayat-dua ayat hafalanku.
Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu lewat teguhnya keimananku.
Semisal para syuhada yang menjual jiwanya demi jannahMu, semisal nabi-nabiMu yang menghabiskan usia dalam keteguhan jalan dakwahMu.
Maka, izinkan aku mencintaiMu, dengan keterbatasan dakwahku, dengan sedikit bakti dan pengorbananku, dengan sedikit waktu demi tumbuhnya generasi baru.
Rabb...,
Aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya hidupku.
Semisal Ibrahim yang rela kehilangan putra semata wayangnya, demi taat dan patuh pada perintahMU.
Maka, izinkan aku mencintaiMu dalam segalanya, dengan mencintai keluargaku, dengan mencintai sahabat-sahabatku, dengan mencintai seluruh makhlukMu.
Allahu Rabb...,
Izinkan aku mencintaiMu semampuku, agar cinta ini tulus dalam hidupku, agar cinta ini mengalun dalam jiwaku, agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku, dengan segala keterbatasanku.
Amin Ya Rabbal Alamin....


